Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Ribka Haluk Inginkan Penyusunan Draf RPJPD 2025-2045 Lahir dari Aspirasi Masyarakat

adminbadge-check


					Ribka Haluk Inginkan Penyusunan Draf RPJPD 2025-2045 Lahir dari Aspirasi Masyarakat Perbesar

NABIRE| Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, Senin (13/5/2024) membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Papua Tengah tahun 2025-2045.

 

Musyawarah RPJPD yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah ini, turut dihadiri seluruh pejabat SKPD lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah serta para Kepala Bappeda dari delapan kabupaten se Provinsi Papua Tengah.

 

Pj Gubernur Ribka Haluk menegaskan dalam proses pelaksanaan rangkaian musyawarah RPJPD 2025-2045, harus mampu menghadirkan proses perencanaan pembangunan yang efisien, efektif, partisipatif dan akuntabel, sehingga tercapai perencanaan yang semakin berkualitas.

“Pelaksanaan musrenbang ini sangat penting, karena merupakan bagian dari tahapan penyusunan RPJPD tahun 2025-2045 yang akan ditetapkan pada awal bulan Agustus 2024,” kata Ribka dalam sambutannya.

 

“Penyusunan RPJPD Papua Tengah harus diselaraskan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025-2045,” sambungnya.

 

Ribka juga berharap draf dokumen RPJPD memiliki kualitas yang baik serta melibatkan aspirasi dari masyarakat, kemudian tidak lupa melihat program yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat secara nasional.

 

Ribka berharap pihak akademisi bersama Staf Ahli Gubernur serta Bappeda untuk membedah delapan misi yang telah ditetapkan. Ia pun berharap adanya masukan ke Pemerintah terkait delapan misi tersebut, apakah selaras dengan tema Musrembang dan sudah menyangkut hajat hidup orang banyak.

 

“Yang pastinya keberhasilan pembangunan Provinsi Papua Tengah merupakan perwujudan dari visi Provinsi Papua Tengah yang harus didukung dengan komitmen dan kepemimpinan pemerintah provinsi yang kuat dan demokratis, serta konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah provinsi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PPDB SMA/SMK di Mimika Wajib Ikuti Juknis, Orang Tua Diminta Tak Terpaku pada SMA Negeri 1

24 Juni 2026 - 07:33 WIB

IMG 20260623 WA0037

Kapolres Mimika Ingatkan Konsekuensi Hukum Bagi Pihak Yang Langgar Kesepakatan Damai

24 Juni 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260624 WA0039

Usai Perdamaian, Bupati Mimika Tetapkan Kwamki Narama sebagai Zona Damai untuk Dorong Pembangunan

24 Juni 2026 - 07:24 WIB

IMG 20260624 WA0038

Damai Adat di Kampung Amole Akhiri Konflik Berkepanjangan di Kwamki Narama

24 Juni 2026 - 07:12 WIB

IMG 20260624 WA0034

DPD BMP RI Papua Tengah Kukuhkan Pengurus DPC Kabupaten Paniai dan Dogiyai

24 Juni 2026 - 06:54 WIB

IMG 20260624 WA0024
Trending di Headline