Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

News

Ribka Haluk Inginkan Penyusunan Draf RPJPD 2025-2045 Lahir dari Aspirasi Masyarakat

adminbadge-check


					Ribka Haluk Inginkan Penyusunan Draf RPJPD 2025-2045 Lahir dari Aspirasi Masyarakat Perbesar

NABIRE| Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, Senin (13/5/2024) membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Papua Tengah tahun 2025-2045.

 

Musyawarah RPJPD yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah ini, turut dihadiri seluruh pejabat SKPD lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah serta para Kepala Bappeda dari delapan kabupaten se Provinsi Papua Tengah.

 

Pj Gubernur Ribka Haluk menegaskan dalam proses pelaksanaan rangkaian musyawarah RPJPD 2025-2045, harus mampu menghadirkan proses perencanaan pembangunan yang efisien, efektif, partisipatif dan akuntabel, sehingga tercapai perencanaan yang semakin berkualitas.

“Pelaksanaan musrenbang ini sangat penting, karena merupakan bagian dari tahapan penyusunan RPJPD tahun 2025-2045 yang akan ditetapkan pada awal bulan Agustus 2024,” kata Ribka dalam sambutannya.

 

“Penyusunan RPJPD Papua Tengah harus diselaraskan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025-2045,” sambungnya.

 

Ribka juga berharap draf dokumen RPJPD memiliki kualitas yang baik serta melibatkan aspirasi dari masyarakat, kemudian tidak lupa melihat program yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat secara nasional.

 

Ribka berharap pihak akademisi bersama Staf Ahli Gubernur serta Bappeda untuk membedah delapan misi yang telah ditetapkan. Ia pun berharap adanya masukan ke Pemerintah terkait delapan misi tersebut, apakah selaras dengan tema Musrembang dan sudah menyangkut hajat hidup orang banyak.

 

“Yang pastinya keberhasilan pembangunan Provinsi Papua Tengah merupakan perwujudan dari visi Provinsi Papua Tengah yang harus didukung dengan komitmen dan kepemimpinan pemerintah provinsi yang kuat dan demokratis, serta konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah provinsi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Katolik Komcab Paniai Gelar Diskusi dan Konsolidasi Menuju Rakercab I

10 Maret 2026 - 15:00 WIB

IMG 20260310 WA0258

Loka POM Intensifkan Pengawasan Pangan di Mimika Jelang Idulfitri

10 Maret 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260310 WA0091

Modal Kemenangan Telak, Persipani Paniai Siap Hadang Juara Bertahan

10 Maret 2026 - 14:30 WIB

IMG 20260310 WA0262

Wagub Papua Tengah Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” 2026 di Nabire

10 Maret 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260310 WA0082

Pemda Dogiyai Bentuk Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya, Dua Pesawat Dikirim Verifikasi Batas Adat

10 Maret 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260310 WA0228
Trending di Headline