Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Menteri HAM Natalius Pigai Wakili Indonesia Menghadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan

adminbadge-check


					Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai setelah mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI terkait efisiensi anggaran di gedung DPR RI, Jakarta, 13 Februari 2025. Perbesar

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai setelah mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI terkait efisiensi anggaran di gedung DPR RI, Jakarta, 13 Februari 2025.

JAKARTA — Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu utusan khusus Indonesia untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap peran strategis Pigai dalam mewakili suara Indonesia dalam isu-isu kemanusiaan dan toleransi beragama di tingkat global.

Pigai akan bergabung bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam misi diplomatik ini. Ketiganya membawa pesan duka dan solidaritas dari bangsa Indonesia kepada umat Katolik sedunia.

“Kepergian Paus Fransiskus bukan hanya kehilangan bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh dunia yang memperjuangkan perdamaian, kesetaraan, dan hak asasi manusia,” ujar Pigai sesaat sebelum bertolak ke Roma.

Sebagai figur publik yang dikenal vokal dalam isu-isu keadilan sosial dan HAM, kehadiran Pigai di Vatikan juga menjadi simbol penting keterlibatan Indonesia dalam percakapan global mengenai nilai-nilai universal.

Paus Fransiskus wafat pada 21 April 2025 setelah beberapa waktu dirawat karena kondisi kesehatan yang menurun. Umat Katolik dunia mengenangnya sebagai pemimpin yang rendah hati dan progresif, yang tidak segan membela kelompok-kelompok rentan di tengah kompleksitas dunia modern.

Delegasi Indonesia dijadwalkan hadir dalam upacara pemakaman di Lapangan Santo Petrus pada Sabtu, 26 April 2025. Selain menghadiri prosesi keagamaan, delegasi juga akan bertemu dengan pejabat tinggi Vatikan sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Kedua Kunker di Intan Jaya, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Sejumlah Rencana Pembangunan

16 September 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260916 WA0052

PSW YPPK Apresiasi Dukungan Gubernur Meki Nawipa untuk Program SSH di Intan Jaya

16 September 2026 - 15:38 WIB

IMG 20260916 WA0041

Primus Natikapereyau Layak Pimpin Golkar Mimika, Ketua KNPI: Saatnya Putra Kamoro Memimpin

16 September 2026 - 15:13 WIB

20260905

Bantuan Obat Kemenkes RI Tiba di Puskesmas Wangbe, Wilhelmus Pigai Pastikan Dukungan Kesehatan Pedalaman

16 September 2026 - 13:12 WIB

IMG 20260916 WA0143

Tujuh Warga Hilang di Jila, Polisi Maksimalkan Informasi dari Warga

16 September 2026 - 07:48 WIB

IMG 20260916 WA0012
Trending di Headline