Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Menteri HAM Natalius Pigai Wakili Indonesia Menghadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan

adminbadge-check


					Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai setelah mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI terkait efisiensi anggaran di gedung DPR RI, Jakarta, 13 Februari 2025. Perbesar

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai setelah mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI terkait efisiensi anggaran di gedung DPR RI, Jakarta, 13 Februari 2025.

JAKARTA — Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu utusan khusus Indonesia untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap peran strategis Pigai dalam mewakili suara Indonesia dalam isu-isu kemanusiaan dan toleransi beragama di tingkat global.

Pigai akan bergabung bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam misi diplomatik ini. Ketiganya membawa pesan duka dan solidaritas dari bangsa Indonesia kepada umat Katolik sedunia.

“Kepergian Paus Fransiskus bukan hanya kehilangan bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh dunia yang memperjuangkan perdamaian, kesetaraan, dan hak asasi manusia,” ujar Pigai sesaat sebelum bertolak ke Roma.

Sebagai figur publik yang dikenal vokal dalam isu-isu keadilan sosial dan HAM, kehadiran Pigai di Vatikan juga menjadi simbol penting keterlibatan Indonesia dalam percakapan global mengenai nilai-nilai universal.

Paus Fransiskus wafat pada 21 April 2025 setelah beberapa waktu dirawat karena kondisi kesehatan yang menurun. Umat Katolik dunia mengenangnya sebagai pemimpin yang rendah hati dan progresif, yang tidak segan membela kelompok-kelompok rentan di tengah kompleksitas dunia modern.

Delegasi Indonesia dijadwalkan hadir dalam upacara pemakaman di Lapangan Santo Petrus pada Sabtu, 26 April 2025. Selain menghadiri prosesi keagamaan, delegasi juga akan bertemu dengan pejabat tinggi Vatikan sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPPMMARPUT Se-Jayapura Bentuk dan Lantik Badan Formatur Pemilihan Pengurus Baru

17 Mei 2026 - 11:20 WIB

IMG 20260517 WA0000

DPW Tani Merdeka Papua Tengah Ikuti Diklat Nasional, Siap Kawal Swasembada Pangan

17 Mei 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260517 WA0009

Presiden Resmikan Koperasi Merah Putih: Babinsa Jadi Garda Penggerak Ekonomi Desa

17 Mei 2026 - 11:03 WIB

IMG 20260516 WA0015

Panen Raya, Polres Mimika Langsung Siapkan Lahan Tanam Jagung Tahap Berikutnya

16 Mei 2026 - 10:32 WIB

IMG 20260516 193144

Hilang Keseimbangan, Mini Bus Terperosok ke Parit

16 Mei 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260516 WA0010
Trending di Headline