Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Pemprov Papua Tengah Bentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah, Dorong Perlindungan Ekosistem Pesisir Berkelanjutan

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Bentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah, Dorong Perlindungan Ekosistem Pesisir Berkelanjutan Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) sebagai langkah memperkuat pengelolaan dan perlindungan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Papua Tengah.

Pembentukan KKMD tersebut dilaksanakan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Mangrove dalam Kelompok Kerja Mangrove Daerah Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mahavira, Nabire, Kamis (21/5/2026).

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Victor Fun, dalam sambutannya menegaskan bahwa ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta mendukung kehidupan masyarakat pesisir di Papua Tengah.

“Wilayah pesisir kita memiliki potensi yang sangat besar, namun pada saat yang sama juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Victor Fun saat membacakan sambutan gubernur.

Menurutnya, mangrove bukan hanya berfungsi melindungi kawasan pantai dari abrasi dan gelombang laut, tetapi juga menjadi habitat berbagai jenis ikan dan biota laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

IMG 20260521 WA0058

Selain itu, ekosistem mangrove dinilai memiliki kontribusi penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim melalui kemampuan menyerap karbon dalam jumlah besar.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menyoroti meningkatnya tekanan terhadap kawasan mangrove akibat aktivitas pembukaan lahan, pemanfaatan kawasan pesisir yang belum tertata, serta minimnya pengawasan di sejumlah wilayah.

“Jika kondisi ini tidak segera ditangani secara bersama-sama, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut dan lingkungan sekitar,” katanya.

Karena itu, pemerintah menilai perlindungan dan pengelolaan mangrove tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, sektor swasta, masyarakat adat, komunitas lingkungan hingga masyarakat pesisir.

IMG 20260521 WA0059

Dalam forum tersebut, Victor Fun menegaskan bahwa pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah bukan hanya sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir Papua Tengah.

“Hari ini merupakan momentum penting dengan dibentuknya Kelompok Kerja Mangrove Daerah sebagai mesin penggerak kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Melalui KKMD, pemerintah mendorong adanya sinergi antar-instansi dan pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan terpadu dalam pengelolaan mangrove di Papua Tengah.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan percepatan rehabilitasi kawasan mangrove yang mengalami kerusakan melalui aksi penanaman kembali di sejumlah wilayah pesisir.

Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, pemerintah juga berharap pengelolaan mangrove dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan melalui pengembangan ekowisata dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu.

“Kita harus memastikan bahwa kelestarian lingkungan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Victor.

Ia berharap setelah pembentukan KKMD, seluruh anggota kelompok kerja dapat segera menyusun rencana kerja yang konkret, terukur, dan dapat dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, memiliki komitmen untuk terus mendorong pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan untuk generasi mendatang.

“Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Papua Tengah yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, akademisi dari Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, perwakilan PT Freeport Indonesia, perwakilan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta para peserta yang tergabung dalam Kelompok Kerja Mangrove Daerah Papua Tengah.

Di akhir sambutan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan ekosistem pesisir di wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248

Bupati Lantik 18 Kordinator KONI Distrik Kabupaten Mimika Masa Bakti 2026 – 2030, Olahraga Dimulai dari Kampung ke Kota 

5 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260905 220842

Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan Semangat Senyum Pelanggan, Senyumku Juga di Timur Indonesia

4 September 2026 - 21:47 WIB

IMG 20260904 WA0146

Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031

4 September 2026 - 21:05 WIB

WhatsApp Image 2026 09 03 at 4.04.06 PM 1536x1023
Trending di Headline