Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Tuan Tanah Papua Terpinggirkan dalam Peresmian Smelter Freeport?

adminbadge-check


					Foto : Istimewa Perbesar

Foto : Istimewa

MIMIKA –  Peresmian produksi Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik, Jawa Timur, pada Senin (17/3/2025) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Namun, perwakilan dari Papua, khususnya Gubernur Papua Tengah, Bupati Mimika, dan tokoh adat, tampaknya tidak hadir dalam acara tersebut.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Smelter Gresik disebut sebagai yang terbesar di dunia, mampu mengolah 3 juta ton konsentrat per tahun menjadi 50 ton emas. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyatakan bahwa produksi tahun 2025 ditargetkan mencapai 32 ton emas dan meningkat menjadi 50 ton di tahun berikutnya.

Namun, ketidakhadiran perwakilan Papua menimbulkan pertanyaan mengenai keterlibatan masyarakat asli dalam pengelolaan sumber daya mereka. Isu ini semakin relevan jika dikaitkan dengan jumlah pekerja asli Papua yang bekerja di smelter tersebut. Undangan kepada pejabat dan tokoh adat Papua seharusnya menjadi bentuk penghormatan atas peran mereka sebagai pemilik tanah di mana tambang Grasberg beroperasi.

Peristiwa ini menjadi refleksi bagi PTFI dan Pemerintah Pusat agar lebih inklusif dalam melibatkan masyarakat Papua dalam setiap tahap pengelolaan sumber daya alam. Ke depan, diharapkan ada langkah konkret untuk meningkatkan keterlibatan dan kesejahteraan masyarakat Papua dalam industri yang berakar dari wilayah mereka.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Komit Bangun Intan Jaya, Listrik 24 Jam hingga Bantuan Motor Ojek

17 September 2026 - 23:53 WIB

GUbernur Meki Nawipa

Pansus Papua DPD RI Soroti Konflik dan Pengungsian di Papua, Dorong Langkah Tegas Pemerintah

17 September 2026 - 21:54 WIB

20260917

Pigai Soroti Regulasi HAM yang Mandek di Setneg Selama 8 Bulan

17 September 2026 - 07:41 WIB

6aab800dddd87

Suahasil Nazara Tampung Masukan DPD RI untuk RAPBN 2027

17 September 2026 - 07:26 WIB

6aa7b69f0ac8b

DPD RI Dorong TKD 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Perkuat Fiskal Daerah

17 September 2026 - 07:06 WIB

Ketua dpd ri sultan b najamuddin
Trending di Headline