Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Sultan Dukung Gagasan Menag Integrasikan Pendidikan Hijau dalam Kurikulum Nasional

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, memberikan dukungan penuh terhadap usulan Menteri Agama RI untuk mengintegrasikan pendidikan pelestarian lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan nasional.

Menurut Sultan, gagasan ekoteologis yang diusung oleh Menteri Agama mencerminkan langkah penting pemerintah dalam memberikan perhatian serius terhadap isu perubahan iklim secara komprehensif.

“Kami yakin semua agama mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, sistem pendidikan berbasis ekologi perlu diadopsi sebagai salah satu strategi utama dalam mengelola ketahanan iklim nasional di tengah era perubahan iklim yang semakin nyata,” ungkap Sultan dalam pernyataan resminya. Kamis (23/01/2025).

Sebagai penulis buku Green Democracy, Sultan menambahkan bahwa DPD RI saat ini tengah memprioritaskan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Iklim untuk tahun 2025. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak perubahan iklim agar dapat menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.

“Melalui pendidikan hijau (green education), DPD RI memberikan perhatian besar terhadap isu iklim. Kami berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama, untuk memperkaya substansi dan materi dalam RUU Pengelolaan Iklim ini,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya memasukkan nilai-nilai ekoteologi dan pelestarian lingkungan dalam kurikulum pendidikan agama. Menurutnya, langkah ini relevan untuk menjawab tantangan krisis lingkungan yang semakin mendesak, sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam upaya pelestarian alam.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penampilan Kontingen Papua Tengah di Pesparawi Nasional XIV Tuai Apresiasi

23 Juni 2026 - 01:15 WIB

IMG 20260622 WA0058

Dinsos Mimika Dorong Sinergi Instansi untuk Penanganan Anak Terlantar

22 Juni 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260622 WA0041

Permudah Akses Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Mimika Perkuat Dukcapil Siaga

22 Juni 2026 - 12:55 WIB

IMG 20260622 WA0000

HUT ke-18 Kabupaten Puncak, Pj Sekda Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah dan Jaga Keamanan

22 Juni 2026 - 11:21 WIB

IMG 20260622 WA0160

Di Tengah Tantangan Zaman, Umat Tuhan Diminta Tetap Setia pada Firman Allah

22 Juni 2026 - 11:11 WIB

IMG 20260621 WA0052
Trending di Headline