Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Perkuat Peran BUMDes sebagai Koperasi Produksi

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin,

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, mengajak Pemerintah untuk lebih serius mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai basis pengembangan koperasi produksi. Menurutnya, koperasi produksi adalah solusi strategis untuk memperkuat perekonomian desa sekaligus mendukung program-program unggulan nasional.

“Koperasi adalah soko guru perekonomian nasional. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah mengembangkan lebih banyak koperasi produksi di tingkat desa dengan melibatkan BUMDes. Koperasi produksi dapat menjadi pilar penting untuk program strategis seperti Makan Bergizi Gratis dan program transmigrasi,” ujar Sultan dalam keterangan persnya, Jumat (27/12).

Sultan menegaskan bahwa pembangunan koperasi produksi tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Koperasi dan UKM semata. Perlu ada sinergi lintas kementerian, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta kementerian lain yang relevan.

“Agar koperasi benar-benar menjadi mesin penggerak ekonomi daerah, diperlukan kolaborasi gotong royong antar kementerian. Semua pihak harus bergerak bersama,” katanya.

Selain aspek kelembagaan, Sultan juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas manajerial koperasi. Dia menyarankan agar koperasi melibatkan generasi muda yang melek teknologi dan memanfaatkan pendekatan digitalisasi untuk mempercepat inovasi dan efisiensi operasional.

“Kita bisa belajar dari negara-negara maju seperti Selandia Baru, di mana koperasi produksi menjadi kekuatan ekonomi yang bahkan mampu bersaing dengan korporasi besar,” jelas Sultan.

Ia juga mencontohkan keberhasilan koperasi susu sapi di Jawa Barat sebagai model koperasi produksi yang layak untuk dikembangkan lebih luas di berbagai daerah di Indonesia. “Kita perlu menggandakan model seperti ini dengan integrasi teknologi dan digitalisasi yang lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Dalam konteks Musyawarah Nasional Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sultan berharap forum tersebut menghasilkan gagasan dan strategi inovatif untuk menciptakan koperasi yang lebih maju, produktif, dan modern. “Saya optimis koperasi Indonesia dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Borong 2 Penghargaan Terbaik dari Kemendagri, Bukti Kinerja Nyata Turunkan Kemiskinan & Stunting

23 Juni 2026 - 07:19 WIB

IMG 20260623 WA0025

Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung Bentuk Tim Pengendalian Malaria di Kabupaten Nabire

23 Juni 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260622 WA0063

Penampilan Kontingen Papua Tengah di Pesparawi Nasional XIV Tuai Apresiasi

23 Juni 2026 - 01:15 WIB

IMG 20260622 WA0058

Dinsos Mimika Dorong Sinergi Instansi untuk Penanganan Anak Terlantar

22 Juni 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260622 WA0041

Permudah Akses Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Mimika Perkuat Dukcapil Siaga

22 Juni 2026 - 12:55 WIB

IMG 20260622 WA0000
Trending di Headline