Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Masa Tenang Pilkada, FKUB Gelar Doa Lintas Agama

Etty Welerbadge-check


					Masa Tenang Pilkada, FKUB Gelar Doa Lintas Agama Perbesar

TIMIKA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mimika 2024 menghitung waktu, tepatnya pada Rabu, (27/11/2024). Masa tenang Pilkada Mimika, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika, gelar Doa Lintas Agama guna menciptakan suasana damai dan kondusif di moment Pilkada. Kegiatan berlangsung di Timika, Selasa (26/11/2024). Dihadiri Forkopimda, KPU, Bawaslu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Doa lintas agama dipimpin oleh Pdt. Elihut Sawaki mewakili Agama Kristen, I Made Kembardana mewakili Agama Hindu,  Ust. Abdul Syakir mewakili Agama Islam, Up Sutanto mewakili Agama Buddha dan Ps. Markus Apriyono mewakili Agama Katolik.

Jeffrey C. Hutagalung selaku ketua FKUB Kabupaten Mimika menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah dinamika politik menjelang hari pencoblosan.

Doa lintas agama ini adalah simbol harapan kita bersama agar Pilkada dapat berjalan dengan damai, jujur, dan adil,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai umat beragama diharapkan mampu menangkap pesan-pesan yang telah disampaikan oleh Bapak Pj Bupati untuk pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan aman, damai sebelum dan sesudah Pemilihan.

Mimika merupakan rumah bersama jangan hanya karena masalah perbedaan pilihan menimbulkan pertikaian. Masing-masing pribadi memiliki hak konstitusional, memiliki kebebasan untuk memilih. Namun, hal yang paling utama adalah bagaimana persaudaraan itu tidak bisa dirubah oleh siapapun,” ujarnya.

Jefri juga menambahkan bahwa politik itu biasa, sehingga ia mengajak masyarakat untuk memaknai sebagai sebuah pesta yang dijalankan dengan sukacita.

Pesan saya agar semua umat beragama menggunakan hak pilihnya. Silahkan pilih Paslon yang ada, sesuai dengan hati nurani, visi-misi demi kemajuan Mimika. Semua paslon merupakan Putra putri terbaik di Kabupaten ini,” ungkapnya.

Kegiatan  doa lintas agama juga diiringi dengan pesan-pesan moral dari masing-masing pemuka agama yang menekankan pentingnya persaudaraan, toleransi, dan menjauhi provokasi yang dapat memecah belah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Pilkada Kabupaten Mimika 2024 dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang damai, berintegritas, dan menghormati keberagaman. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Kwamki Narama Belum Berakhir, Satu Warga Meninggal 

17 April 2026 - 11:23 WIB

IMG 20260417 WA0215

Pemkab Mimika Dukung Pembangunan Wisma Unio Keuskupan Timika 

17 April 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260417 WA0210

Merajut Silaturahmi, Kemenag Mimika Gelar Halal Bihalal Penuh Kebersamaan

17 April 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260417 WA0211

Tujuh Siswa Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, BGN Sebut Alergi Udara

17 April 2026 - 11:00 WIB

IMG 20260417 WA0198

Konflik Puncak Papua Tengah, Pemerintah Kutuk Serangan yang Sasar Warga sipil

17 April 2026 - 10:53 WIB

IMG 20260417 WA0185
Trending di Headline