TIMIKA – Pemerintah Daerah mendukung pembangunan Wisma Unio Keuskupan Timika yang akan digunakansebagai tempat berkumpul para imam yang memberikan pelayanan di wilayah Timika, Jumat (17/04/2026).
Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA mengatakan pembangunan wisma ini merupakan wujud komitmen iman dan spiritualitas para imam. Menurutnya, kebersamaan dalam perjumpaan fisik memiliki kekuatan tersendiri untuk saling menguatkan dan bekerja bersama di ladang Tuhan.
Uskup menyebut ada berbagai tantangan yang dihadapi para imam di lapangan, terlebih bagi mereka yang melayani di daerah konflik. Sehingga Wisma ini nantinya menjadi perjumpaan para imam untuk saling meneguhkan dengan semangat persaudaraan.
“Kita butuh dukungan dari kita semua, saya pribadi mengundang umat memberi dukungan spritual, kita berdoa agar proses pembangunan ini berjalan dengan baik,” ucapnya.
Ia juga mengajak umat yang memiliki kelebihan materi untuk turut membantu, baik dalam bentuk dana maupun barang. Dengan demikian, setiap orang dapat berpartisipasi, memberi dengan tulus dari hati, bahkan dari kekurangan yang dimiliki.
“Saya turut mengundang umat yang punya kelebihan untuk membantu berupa uang atau barang, silakan. Sehingga umat bisa berpartisipasi, memberi dari hati, dan memberi dari kekurangan. Dari kita oleh kita untuk kita,” harapnya.
Selain Pemda, pembangunan ini juga mendapatkan dukungan dari YPMAK selaku pengelola dana kemitraan PTFI.
Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA mengatakan pembangunan wisma ini merupakan wujud komitmen iman dan spiritualitas rekan-rekan imam. Menurutnya, kebersamaan dalam perjumpaan fisik memiliki kekuatan tersendiri untuk saling menguatkan dan bekerja bersama di ladang Tuhan.
Apalagi di lapangan, Uskup mengatakan ada berbagai tantangan, terlebih bagi mereka yang melayani di daerah konflik. Sehingga Wisma ini nantinya menjadi perjumpaan para imam untuk saiang meneguhkan dengan semangat persaudaraan.
“Tempat ini menjadi tempat perjumpaan, berdiskusi dan, berdoa, tempat untuk berbagi suka dan duka. Kita butuh dukungan dari kita semua, saya pribadi mengundang umat memberi dukungan spritual, kita berdoa agar proses pembangunan ini berjalan dengan baik,” ajaknya.
Selain itu, bagi umat yang memiliki kelebihan, Umat berharap untuk turut membantu, baik dalam bentuk dana maupun barang. Dengan demikian, setiap orang dapat berpartisipasi, memberi dengan tulus dari hati, bahkan dari kekurangan yang dimiliki.
“Saya pribadi mengundang umat yang punya kelebihan untuk membantu berupa uang atau barang, silakan. Sehingga umat bisa berpartisipasi, memberi dari hati, dan memberi dari kekurangan. Dari kita oleh kita untuk kita,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengatakan bahwa pemerintah daerah akan selalu hadir bagi umat dan seluruh masyarakat Mimika. Termasuk dalam pembangunan yang berkaitan dengan kehidupan kerohanian setiap agama.
“Pemerintah hadir untuk semua umat dan masyarakat. Apapun yang dilakukan umat, baik itu gereja masjid pura, vihara, pemerintah wajib memberikan dukungan,” ujar Emanuel Kemong saat menghadiri acara peletakan batu pertama Wisma Unio Keuskupan Timika.
Ia mengatakan pembangunan wisma ini adalah pembangunan wisma bagi para imam. Ia menilai, fasilitas tersebut sangat dibutuhkan, khususnya bagi para pastor yang datang dan bertugas memberikan pelayanan kepada umat di Timika.
“Ini inisiatif yang baik. Para pekerja di ladang Tuhan, yang selama ini mengalami kesulitan, banyak pastor masih tinggal bersama keluarga. Pemerintah akan memberikan perhatian atas pembangunan wisma ini,” pungkasnya. (Cr2)










