TIMIKA – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mimika mulai memperkuat arah pembinaan generasi Qurani dengan memperluas program pelatihan ke seluruh cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Langkah ini dilakukan agar potensi peserta tidak hanya berkembang pada cabang tilawah, tetapi juga mampu bersaing di berbagai cabang perlombaan lainnya.
Strategi tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Kerja (Raker) LPTQ Kabupaten Mimika bersama pengurus tingkat distrik yang dirangkaikan dengan silaturahmi Panitia MTQ I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026, Rabu (4/11/2026).
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus LPTQ, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MTQ I Tingkat Provinsi Papua Tengah yang digelar di Kabupaten Mimika.
Menurut Kemong, keberhasilan Mimika sebagai tuan rumah dalam menyelenggarakan kegiatan tingkat provinsi tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan seluruh elemen. Berkat koordinasi yang baik, pelaksanaan MTQ dapat berjalan aman, lancar, dan sukses.
Kemong yang juga menjabat Ketua Panitia MTQ I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 menegaskan, berakhirnya kegiatan MTQ bukan berarti tugas pembinaan juga selesai. Sebaliknya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kelembagaan LPTQ dan meningkatkan kualitas pembinaan hingga ke tingkat distrik.
Ia berharap seluruh pengurus LPTQ, baik di tingkat kabupaten maupun distrik, semakin solid dalam membangun koordinasi dan menyusun program kerja yang terarah serta berkesinambungan.
“Saya berharap seluruh pengurus LPTQ di tingkat kabupaten maupun distrik dapat memperkuat koordinasi, membangun komitmen bersama, serta menyusun program pembinaan yang lebih terarah dan berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pembinaan Al-Qur’an tidak semata-mata mengejar prestasi dalam perlombaan MTQ. Lebih dari itu, pembinaan harus mampu melahirkan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, serta menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, terbuka untuk mendukung program-program pembinaan keagamaan yang dijalankan LPTQ.
“Komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun. Apa yang menjadi kebutuhan dan program LPTQ dapat disampaikan kepada pemerintah daerah untuk kita komunikasikan bersama,” katanya.
Kemong juga berharap program pembinaan yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan secara konsisten, tanpa bergantung pada pergantian kepemimpinan daerah.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Mimika, Drs. H. Muh. Darwis, M.I.Kom, mengatakan Raker tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, mengevaluasi pelaksanaan MTQ tingkat provinsi, sekaligus menyusun agenda pembinaan menghadapi tahun 2027.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak terkait atas kerja keras serta kontribusi mereka dalam menyukseskan MTQ I Tingkat Provinsi Papua Tengah di Kabupaten Mimika.
Darwis menjelaskan, setelah pelaksanaan MTQ, pihaknya telah melakukan evaluasi dan menerima laporan dari masing-masing bidang kepanitiaan. Hasil evaluasi tersebut menjadi bahan perbaikan sekaligus dasar penyusunan program kerja LPTQ ke depan. Salah satu fokus yang akan diperkuat adalah memperluas cakupan pembinaan.
Jika selama ini kegiatan pembinaan lebih banyak diarahkan pada cabang tilawah, maka mulai tahun 2027 LPTQ Mimika berupaya mengembangkan pembinaan secara merata pada seluruh cabang MTQ.
“Selama ini pembinaan LPTQ Mimika masih lebih banyak berfokus pada cabang tilawah. Karena itu, ke depan pola pembinaan akan diperluas agar mencakup seluruh cabang yang diperlombakan dalam MTQ,” jelas Darwis.
Adapun enam cabang yang menjadi sasaran pembinaan meliputi tilawah Al-Qur’an, tahfiz, tafsir Al-Qur’an, fahmil Qur’an atau cerdas cermat Al-Qur’an, syarhil Qur’an atau pidato kandungan Al-Qur’an, serta seni kaligrafi.
Melalui perluasan program tersebut, LPTQ Mimika berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan di berbagai bidang Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing kafilah Mimika pada penyelenggaraan MTQ mendatang. (Cr2)







