TIMIKA – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., CHRMP, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, untuk meninjau kesiapan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan di wilayah tersebut.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari agenda Kepala Basarnas bersama tim di Timika, sekaligus menghadiri kegiatan Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) yang diselenggarakan PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Perhimpunan Tanggap Darurat di Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO).
Di sela agenda tersebut, Kepala Basarnas juga melakukan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kedatangannya disambut Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, bersama jajaran Forkopimda di Bandara Mozes Kilangin Timika, Jumat (30/10/2026).
Mohammad Syafii mengatakan, kunjungan ke Kantor SAR Timika bertujuan melihat secara langsung kesiapan organisasi, sumber daya manusia (SDM), serta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Menurutnya, wilayah Mimika memiliki sejumlah potensi kedaruratan yang membutuhkan kesiapsiagaan tinggi, mulai dari bencana alam, kecelakaan transportasi udara, hingga kondisi membahayakan manusia, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas pekerja di kawasan pertambangan.
“Basarnas tidak bekerja sendiri. Keberadaan kami harus berjalan bersama pemerintah daerah dan seluruh kekuatan yang ada di wilayah untuk membangun kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas-tugas operasi SAR,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Basarnas ke Timika. Menurutnya, kehadiran pimpinan Basarnas di Mimika merupakan suatu kehormatan sekaligus bentuk perhatian terhadap kesiapsiagaan pencarian dan pertolongan di daerah tersebut.
Kemong juga mengungkapkan bahwa kunjungan Mohammad Syafii ke Timika bukan kali pertama. Sebelumnya, Kepala Basarnas tersebut pernah bertugas di Timika sehingga telah mengenal kondisi geografis maupun karakteristik wilayah Mimika.
“Ini bukan kunjungan perdana Kepala Basarnas ke Timika, karena beliau sebelumnya sudah pernah bertugas di sini. Dari pengalaman yang diceritakan, ternyata beliau memang sudah sangat mengenal kondisi dan keadaan di Timika,” tutup Kemong. (Cr2)








