Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Kasus Penganiayaan Berakhir Kematian GAR, Polisi Resmi Tetapkan Tiga Orang Tersangka 

Etty Welerbadge-check


					Kasus Penganiayaan Berakhir Kematian GAR, Polisi Resmi Tetapkan Tiga Orang Tersangka  Perbesar

TIMIKA – Kepolisian Resor (Polres) Mimika resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial GAR (19), yang terjadi di salah satu kompleks perumahan di Jalan Cenderawasih, SP2, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10/2026).

Wakapolres Mimika, Kompol J. Limbong, mengatakan ketiga orang tersebut telah menjalani proses pemeriksaan dan kini resmi ditahan oleh penyidik.

“Perkembangan yang diamankan ada tiga tersangka. Sudah kita proses, sekarang ini sudah resmi dilakukan penahanan,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, penetapan ketiga tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan serta alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik.

Sementara itu, terkait seorang perempuan yang sebelumnya turut diamankan dalam penanganan kasus tersebut, Limbong menegaskan bahwa hingga saat ini statusnya masih sebagai saksi.

“Ya, dia mengetahui, melihat peristiwa itu. Artinya, bukan dalam arti dia ikut serta, tetapi kami masih tetap melakukan pendalaman ya. Sambil kita menunggu alat bukti lainnya, tetapi yang jelas sudah ditetapkan tiga tersangka,” kata Wakapolres.

Lebih lanjut, Limbong mengungkapkan bahwa dugaan motif penganiayaan tersebut dipicu persoalan ketersinggungan antara para pihak yang sebelumnya sama-sama mengonsumsi minuman beralkohol di lokasi kejadian.

“Kalau motifnya bersumber dari mereka sama-sama minum di situ. Dari minum, mungkin ada pembicaraan yang tidak pas, akhirnya ketersinggungan. Nah, itu motifnya,” ungkap Limbong.(IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Papua Temukan 25 Kendaraan di Rusunawa Uncen

30 Oktober 2026 - 06:48 WIB

IMG 20261030 WA0082

Papua Tengah Terima 3 Juta Bibit Kakao, Petani Nabire Ditargetkan Mulai Tanam Akhir 2026

30 Oktober 2026 - 06:39 WIB

IMG 20261030 WA0078

Minim Saksi dan CCTV Tak Merekam, Misteri Pembuangan Bayi di Timika Belum Terungkap

30 Oktober 2026 - 06:00 WIB

IMG 20261030 WA0049

Polisi Musnahkan Sebanyak 305,7131 gram Narkotika Senilai Ratusan Juta, Ribuan Jiwa Diselamatkan

30 Oktober 2026 - 05:46 WIB

IMG 20261030 144104

Wabup Mimika Sambut Kedatangan Kepala Basarnas di Bandara Moses Kilangin

30 Oktober 2026 - 04:20 WIB

IMG 20261030 132000
Trending di Headline