Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Sidang Kasus CKC Nabire Aman, Kapolres: Jangan Ada Pihak Yang Inginkan Chaos 

Etty Welerbadge-check


					Sidang Kasus CKC Nabire Aman, Kapolres: Jangan Ada Pihak Yang Inginkan Chaos  Perbesar

NABIRE – Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., memastikan pelaksanaan sidang kelima kasus pembunuhan pelajar CKC di Pengadilan Negeri Nabire, Senin (31/8/2026), berjalan aman dan tertib.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 11.30 WIT hingga sekitar pukul 15.00 WIT. Di luar ruang persidangan, keluarga korban, Ikatan Kerukunan Toraja (IKT) Kabupaten Nabire dan Forum Peduli CKC juga menyampaikan aspirasi melalui aksi orasi.

Kapolres Nabire mengatakan, secara umum seluruh rangkaian persidangan sejak tahap pertama hingga agenda kelima dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

“Dari tahap pertama persidangan hingga hari ini di agenda kelima semua berjalan dengan cukup aman dan tertib,” kata Samuel kepada awak media usai mengikuti persidangan.

Ia mengakui sempat terjadi insiden kecil berupa pelemparan gelas atau botol air mineral. Namun, menurutnya, kejadian tersebut merupakan dinamika yang biasa dihadapi dalam pengamanan kegiatan massa.

“Kalaupun ada insiden pelemparan gelas Aqua atau botol Aqua, ini merupakan dinamika yang biasanya kami hadapi. Tetapi keseluruhan situasi yang ada bisa kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga agar tetap aman dan tertib,” ujarnya.

Kapolres: Semua Pihak Merapatkan Barisan

Samuel mengapresiasi koordinasi berbagai pihak dalam menjaga keamanan selama persidangan. Menurutnya, situasi kondusif dapat terwujud karena adanya koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Nabire, serta pengurus IKT.

“Kita sama-sama berkoordinasi, merapatkan barisan untuk menjaga situasi tetap berjalan aman dan tertib,” katanya.

Ia juga menyebut agenda pembacaan tuntutan yang berlangsung hingga sore hari dapat berjalan dengan tertib. Demikian pula dengan penyampaian orasi oleh massa yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIT.

“Kita harapkan situasi yang ada ini dapat kita pastikan berjalan bersama, tetap dengan situasi seperti ini sampai di sidang putusan,” harapnya.

Waspadai Pihak yang Ingin Memicu Kericuhan

Menghadapi agenda sidang berikutnya, khususnya sidang putusan, Kapolres meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk memicu kericuhan.

“Jangan sampai ada hadir pihak-pihak tertentu yang menginginkan chaos. Hari ini tertib, ke depan juga kami harapkan lebih tertib lagi,” tegas Samuel.

Kapolres juga meminta pengurus IKT apabila akan kembali melakukan aksi penyampaian pendapat pada sidang putusan agar memberikan pemberitahuan resmi kepada kepolisian.

Menurutnya, pemberitahuan tersebut penting agar aparat dapat melakukan koordinasi dan menyiapkan pola pengamanan yang sesuai dengan jumlah massa serta situasi di lapangan.

“Kalaupun nanti di sidang putusan ada penyampaian orasi lagi, sambil menunggu sidang berjalan, kami harapkan pengurus IKT dapat membuat surat kepada kami terkait pemberitahuan aksi,” jelasnya.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Selain pengamanan massa, Polres Nabire juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kepadatan lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Nabire.

Pada sidang kelima, arus lalu lintas masih menggunakan satu jalur di sisi kiri depan kantor pengadilan.

Samuel mengatakan, apabila jumlah massa pada sidang putusan lebih banyak dibandingkan sidang kelima, kepolisian akan mempertimbangkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara ruas jalan di depan Pengadilan Negeri Nabire.

“Apabila massa lebih banyak daripada hari ini, mungkin kita akan merekayasa arus lalu lintas. Khususnya di depan kantor pengadilan ini, mungkin kita akan tutup sementara sampai jadwal sidang selesai,” ungkapnya.

Setelah persidangan selesai, arus kendaraan akan kembali dibuka. Pola buka-tutup tersebut akan diterapkan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Kapolres menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan pelayanan pengamanan hingga seluruh rangkaian perkara selesai, termasuk pada agenda sidang putusan.

Ia berharap seluruh pihak, baik keluarga korban, pengurus IKT, massa aksi, aparat keamanan maupun masyarakat Nabire, dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman sehingga proses hukum dapat berjalan tanpa gangguan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SRT 76 Mimika Catat Kemajuan Setelah Setahun Berjalan

17 Oktober 2026 - 11:54 WIB

IMG 20261017 WA0010

Pastor Berusia 36 Tahun Meninggal Usai Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang Kuala Kencana

17 Oktober 2026 - 11:49 WIB

IMG 20261017 WA0005

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan dan Kelancaran Pasokan BBM di Yahukimo 

17 Oktober 2026 - 06:23 WIB

IMG 20261017 WA0031

DKP Mimika Siapkan Strategi Perluas Akses Pangan, Jalur Sungai Jadi Pertimbangan

16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

IMG 20261016 WA0033

Pemkab Mimika Dorong Bumdes Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Kampung

16 Oktober 2026 - 13:57 WIB

IMG 20261016 WA0029
Trending di Headline