Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Gelar Ibadah Oikumene, ASN Diajak Menjadi Pembawa Damai Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai kembali menggelar Ibadah Gabungan Oikumene rutin di Aula Tuyana, Waghete, Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap tanggal 26 tersebut menjadi bagian dari pembinaan kerohanian sekaligus upaya mempererat persaudaraan di lingkungan aparatur pemerintah daerah.

Ibadah dihadiri Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Deiyai, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.

IMG 20260826 WA0000

Pada pelaksanaan bulan ini, ibadah dikoordinasikan oleh Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua. Pdt. Yulianus Madai, S.Th., M.Pd. dipercaya menyampaikan khotbah dengan mengangkat tema “Menjadi Pembawa Damai”, berdasarkan Injil Matius 5:9.

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”»

Dalam khotbahnya, pesan tentang menjadi pembawa damai ditekankan sebagai panggilan yang harus diwujudkan melalui kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut tidak hanya berlaku dalam kehidupan keluarga dan persekutuan gereja, tetapi juga di lingkungan kerja serta dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi aparatur pemerintah, pesan tersebut dinilai relevan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Sikap saling menghargai, menjaga keharmonisan, menghindari konflik, serta mengedepankan kasih dan kepedulian menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pemerintahan yang kondusif.

IMG 20260826 WA0002

Ibadah Oikumene juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman denominasi gereja yang ada di Kabupaten Deiyai. Perbedaan latar belakang gereja tidak menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan dan bekerja bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan kerohanian yang digelar secara rutin setiap tanggal 26, Pemerintah Kabupaten Deiyai berupaya membangun keseimbangan antara kehidupan spiritual dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan pemerintahan.

Semangat “Menjadi Pembawa Damai” diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan ibadah, tetapi diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata setiap aparatur. Dengan demikian, jajaran Pemerintah Kabupaten Deiyai dapat menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menciptakan suasana kerja yang harmonis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Risiko Paparan Asap, Sat Polairud Bagikan Masker

20 Oktober 2026 - 12:48 WIB

IMG 20261020 WA0028

Papua Tengah Paparkan Praktik Baik Pelindungan Bahasa Daerah di Kongres Bahasa Daerah 2026

20 Oktober 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261020 WA0021

Gubernur Papua Tengah Tekankan Perlindungan Hak Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja

20 Oktober 2026 - 08:37 WIB

IMG 20261020 WA0009

Cegah Tawuran Anak-anak, Polisi Amankan Meriam Spiritus di Komplek Nawaripi Dalam

19 Oktober 2026 - 09:01 WIB

IMG 20261019 WA0028

DPMPTSP Mimika Bahas Pendelegasian Kewenangan Perizinan dan Strategi Investasi 2026

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

IMG 20261019 160308
Trending di Headline