Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

adminbadge-check


					Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui peluncuran program Bangkit Papua Tengah, sebuah inisiatif yang difokuskan pada percepatan penanganan sekitar 1.000 balita yang mengalami risiko stunting dan masalah gizi.

Program yang akan diluncurkan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun generasi Papua Tengah yang sehat, kuat, dan berkualitas sejak usia dini.

Melalui program ini, pemerintah akan memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak dengan melibatkan tenaga kesehatan, puskesmas, rumah sakit, kader posyandu, serta pemerintah kabupaten dan distrik. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan pertumbuhan balita, pemberian makanan tambahan bergizi, edukasi kepada orang tua, hingga pendampingan kesehatan secara berkelanjutan.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan gizi anak. Menurutnya, investasi pada kesehatan balita merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi Papua Tengah yang cerdas, sehat, dan mampu bersaing di masa depan.

Program Bangkit Papua Tengah juga diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar angka stunting di Papua Tengah dapat ditekan secara signifikan.

Selain fokus pada penanganan balita, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor kesehatan melalui peningkatan pelayanan dasar, pemerataan akses layanan kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan sebagai bagian dari agenda pembangunan Papua Tengah.

Dengan hadirnya program ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, memperoleh gizi yang cukup, dan berkembang secara optimal sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berkualitas bagi daerah maupun bangsa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042

Bapenda Mimika Gelar Konsultasi Publik, Bahas Rancangan Perbup Pajak dan Retribusi Daerah

20 Oktober 2026 - 13:25 WIB

IMG 20261020 WA0041
Trending di Headline