Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Sterilkan Lokasi Ledakan di Biak, Potongan Tubuh Manusia Kembali Ditemukan

Etty Welerbadge-check


					Sterilkan Lokasi Ledakan di Biak, Potongan Tubuh Manusia Kembali Ditemukan Perbesar

TIMIKA (​Jayapura) – Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan instansi terkait berhasil menuntaskan sterilisasi area ring satu hingga 100 persen di lokasi ledakan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor. Ledakan dahsyat tersebut diduga kuat berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II.

Memasuki hari keenam (H+6) pasca-insiden yang terjadi pada 31 Mei 2026 lalu, area utama kini dinyatakan aman dari potensi ancaman ledakan susulan. Meski demikian, garis polisi masih terpasang erat dan warga dilarang keras mendekat.

​Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memaksimalkan pencarian korban dan mengungkap kronologi serta penyebab pasti peristiwa tersebut.

​”Area Ring Satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung,” ujar AKBP Ari Trestiawan dalam konferensi pers.

Pada pencarian terbaru, Tim Basarnas bersama personel gabungan kembali menemukan 17 potongan bagian tubuh di sekitar titik nol ledakan. Seluruh temuan ini langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua.

​Hingga saat ini, Tim DVI telah memeriksa total 34 potongan jaringan tubuh dan berhasil mengambil enam sampel DNA postmortem. Sampel tersebut kini telah dikirim ke Laboratorium DNA Bareskrim Polri di Jakarta untuk proses identifikasi ilmiah.

​Selain properti korban seperti Kartu Keluarga atas nama Luther Raubabah, ponsel, dan barang elektronik, tim penyeledik juga mengamankan sejumlah barang bukti penting di lapangan,

Sedangkan itu Kasi Ops Basarnas Kabupaten Biak Numfor, Andarias Alik, S.E., menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sebenarnya telah dijadwalkan memasuki tahap akhir. Namun, pihak Basarnas membuka peluang perpanjangan waktu operasi jika ada permintaan khusus.

“Apabila terdapat pertimbangan dari pemerintah daerah maupun pihak keluarga korban, operasi pencarian masih dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Andarias.

​Sementara itu, untuk penanganan korban selamat, pemerintah daerah bersama instansi terkait memastikan seluruh korban luka saat ini sudah diperbolehkan rawat jalan dan terus mendapatkan pendampingan intensif melalui posko darurat yang telah disediakan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Timika, Kepala Basarnas Cek Kesiapan Kantor SAR Hadapi Potensi Kedaruratan

31 Oktober 2026 - 13:11 WIB

20261030

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

31 Oktober 2026 - 12:21 WIB

IMG 20261031 WA0018

Papua Tengah Usulkan Ambulans Darat, Kemenkes Respons dengan Rencana Helikopter Medis

31 Oktober 2026 - 12:16 WIB

IMG 20261031 WA0017

Kementerian Kesehatan Respons Usulan Rehabilitasi 54 Puskesmas di Papua Tengah

31 Oktober 2026 - 12:06 WIB

IMG 20261031 WA0016

Papua Tengah Siapkan Lahan 20 Hektare, Rumah Sakit Besar Ditargetkan Dibangun 2027

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

IMG 20261031 WA0015
Trending di Headline