Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Rumah Dibakar, Warga Kampung Wakia Memilih Tinggal di Tanjung

Etty Welerbadge-check


					Rumah Dibakar, Warga Kampung Wakia Memilih Tinggal di Tanjung Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Septinus Timang, pada Minggu (01/9) turun ke lokasi pengungsian di pantai Wakia, untuk melihat langsung kondisi warga kampung Wakia yang rumahnya dibakar oleh oknum masyarakat dari kabupaten tetangga di Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah belum lama ini.

Septinus Timang didampingi Sekretaris Distrik Mimika Barat Tengah,  Melkisedek Snae dan staff Distrik turun ke pantai dan bertemu langsung dengan warga wakia yang memilih tinggal di pantai, mendirikan tenda-tenda untuk mereka huni sementara, setelah rumahnya di Kampung habis dibakar.

Septinus Timang saat bertemu masyarakat mengatakan perintah Bupati Mimika Johannes Rettob yang disampaikan kepada Pj Sekda, Petrus Yumte untuk melihat langsung situasi dan kondisi terutama masyarakat yang rumahnya dibakar dan mengungsi di pantai.

Saya ditugaskan langsung oleh pimpinan untuk mengecek situasi, keadaan masyarakat yang mengungsi karena rumahnya di kampung terbakar. Kami juga mau dengar apa yang sebenarnya yang terjadi disana dan keluhan masyarakat yang menjadi korban itu apa saja selain bantuan perumahan tentunya,” kata Septinus.

Septinus Timang menambahkan Pemda kaget dengan situasi kejadian ini. Setelah dilakukan koordinasi dengan Forkopimda, salah satu hal yang disampaikan Sekdistrik bahwa warga sudah mengungsi ke pinggir pantai, sehingga sebelum ke Kantor Distrik lebih dulu melihat warga di pinggir pantai ini.

Atas nama Pemerintah, saya berharap semua warga yang ada di pinggir pantai ini bisa menjaga kesehatan dan tetap tenang, jangan terpancing dengan isu-isu yang beredar. Karena Pemerintah dan Keamanan tidak mungkin tinggal diam, kami akan secepatnya mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak tinggal di pinggir pantai tetapi ada rumah yang bisa dihuni sementara pemerintah selesaikan konflik Wakia,” tambah Septinus.

Warga yang mengungsi di pinggiran pantai bukan saja warga dari Kampung Wakia tetapi ada beberapa pendulang yang selama ini sudah hidup berbaur dengan masyarakat layaknya keluarga. Masyarakat pengungsi di pinggir pantai wakia mengharapkan bantuan seperti pakaian layak pakaian, tenda dan tikar. Karena masyarakat merasa lebih nyaman berada disana selama konflik. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Kwamki Narama Belum Berakhir, Satu Warga Meninggal 

17 April 2026 - 11:23 WIB

IMG 20260417 WA0215

Pemkab Mimika Dukung Pembangunan Wisma Unio Keuskupan Timika 

17 April 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260417 WA0210

Merajut Silaturahmi, Kemenag Mimika Gelar Halal Bihalal Penuh Kebersamaan

17 April 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260417 WA0211

Tujuh Siswa Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, BGN Sebut Alergi Udara

17 April 2026 - 11:00 WIB

IMG 20260417 WA0198

Konflik Puncak Papua Tengah, Pemerintah Kutuk Serangan yang Sasar Warga sipil

17 April 2026 - 10:53 WIB

IMG 20260417 WA0185
Trending di Headline