Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Sentuhan Hangat Korps Cokelat: Saat Kapolsek Tembagapura dan Jajaran Kompak Jadi Guru

Etty Welerbadge-check


					Sentuhan Hangat Korps Cokelat: Saat Kapolsek Tembagapura dan Jajaran Kompak Jadi Guru Perbesar

TIMIKA – Suasana di Honai Polsek Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika tampak berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Sebanyak 21 anak dari wilayah Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti berkumpul dengan penuh antusias. Bukan untuk urusan hukum, melainkan untuk menimba ilmu bersama para personel kepolisian.

​Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, jajaran kepolisian dari Unit Binmas, Samapta, Provos, hingga Reskrim berganti peran menjadi “guru”. Kegiatan proses belajar mengajar yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIT ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di pedalaman Papua.

IMG 20260521 WA0043

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan materi dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Para personel Polsek Tembagapura juga memanfaatkan momen ini untuk menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.

​Anak-anak diajak mengenali warna bendera Merah Putih serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat.

​”Kegiatan belajar di Honai Polsek Tembagapura ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masa depan anak-anak di pedalaman Papua, khususnya yang berada di seputaran Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti,” ujar Iptu Firman.

​Ia menambahkan bahwa aksi ini dipicu oleh keterbatasan aktivitas sekolah formal yang saat ini terjadi di wilayah tersebut.

“Di tengah keterbatasan aktivitas sekolah formal saat ini, kami hadir tidak hanya untuk mengajarkan baca, tulis, hitung, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” imbuhnya.

Mengingat kondisi sekolah di Kampung Waa Banti yang belum beroperasi secara maksimal, Polsek Tembagapura bergerak nyata dengan membagikan paket peralatan sekolah lengkap.

Anak-anak yang hadir membawa pulang tas, buku tulis, buku gambar, serta berbagai alat tulis baru. Kebahagiaan mereka semakin lengkap dengan pembagian nasi kotak dan camilan di akhir sesi kelas. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041

Pendulang di Landfill Mile 38 Diminta Pindahkan Camp, Batas Waktu 29 September

22 September 2026 - 09:18 WIB

IMG 20260922 WA0040
Trending di Headline