Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

Sentuhan Hangat Korps Cokelat: Saat Kapolsek Tembagapura dan Jajaran Kompak Jadi Guru

Etty Welerbadge-check


					Sentuhan Hangat Korps Cokelat: Saat Kapolsek Tembagapura dan Jajaran Kompak Jadi Guru Perbesar

TIMIKA – Suasana di Honai Polsek Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika tampak berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Sebanyak 21 anak dari wilayah Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti berkumpul dengan penuh antusias. Bukan untuk urusan hukum, melainkan untuk menimba ilmu bersama para personel kepolisian.

​Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, jajaran kepolisian dari Unit Binmas, Samapta, Provos, hingga Reskrim berganti peran menjadi “guru”. Kegiatan proses belajar mengajar yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIT ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di pedalaman Papua.

IMG 20260521 WA0043

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan materi dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Para personel Polsek Tembagapura juga memanfaatkan momen ini untuk menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.

​Anak-anak diajak mengenali warna bendera Merah Putih serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat.

​”Kegiatan belajar di Honai Polsek Tembagapura ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masa depan anak-anak di pedalaman Papua, khususnya yang berada di seputaran Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti,” ujar Iptu Firman.

​Ia menambahkan bahwa aksi ini dipicu oleh keterbatasan aktivitas sekolah formal yang saat ini terjadi di wilayah tersebut.

“Di tengah keterbatasan aktivitas sekolah formal saat ini, kami hadir tidak hanya untuk mengajarkan baca, tulis, hitung, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” imbuhnya.

Mengingat kondisi sekolah di Kampung Waa Banti yang belum beroperasi secara maksimal, Polsek Tembagapura bergerak nyata dengan membagikan paket peralatan sekolah lengkap.

Anak-anak yang hadir membawa pulang tas, buku tulis, buku gambar, serta berbagai alat tulis baru. Kebahagiaan mereka semakin lengkap dengan pembagian nasi kotak dan camilan di akhir sesi kelas. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Warga Pesisir, Kapolda Papua Tengah Turunkan Tim Medis dan Bantuan ke Pulau Karaka

21 Mei 2026 - 09:55 WIB

IMG 20260521 WA0040

Tragis! 8 Pendulang Emas di Korowai Tewas Diserang OPM, TNI Terjunkan Heli untuk Evakuasi dan Buru Pelaku

21 Mei 2026 - 09:44 WIB

IMG 20260521 WA0024

Koalisi Ormas dan Kategorial Katolik Ajak Umat Sukseskan Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

21 Mei 2026 - 09:33 WIB

IMG 20260521 WA0143

Stok LPG di Mimika Dipastikan Aman, Polda Papua Tengah Bentuk Tim Khusus Awasi Distribusi

21 Mei 2026 - 09:19 WIB

20260521

Kemenkes RI Tegaskan Perencanaan SDMK Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan di Papua Tengah

20 Mei 2026 - 14:56 WIB

IMG 20260520 WA0037
Trending di Headline