Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

LPPD Papua Tengah Matangkan Persiapan Pesparawi Nasional, Kontingen Berangkat Dua Kloter ke Manokwari

Etty Welerbadge-check


					LPPD Papua Tengah Matangkan Persiapan Pesparawi Nasional, Kontingen Berangkat Dua Kloter ke Manokwari Perbesar

NABIRE — Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi dalam rangka memantapkan persiapan menghadapi ajang Pesparawi tingkat nasional yang akan berlangsung di Provinsi Papua Barat.

Rapat tersebut dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, di Ruang Rapat Sekretariat Dharma Wanita Provinsi Papua Tengah, Ruang Tunggu VIP Bandara Lama, Nabire. Kegiatan ini melibatkan pengurus LPPD tingkat provinsi dan kabupaten guna memastikan kesiapan seluruh kontingen dari Papua Tengah.

Sekretaris Umum LPPD Papua Tengah, Pdt. Didi I. Naya kepada awak media usai rapat menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan peserta di sejumlah daerah.

Ia menyebut dua kabupaten yakni Mimika dan Puncak telah menunjukkan perkembangan persiapan yang sangat baik, baik dari sisi peserta maupun latihan-latihan kategori lomba yang diikuti.

“Persiapan para peserta sudah sangat bagus sekali. Progres latihan juga mengalami kemajuan yang luar biasa. Tinggal terus dipoles dalam beberapa waktu ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, rapat yang digelar merupakan rapat koordinasi dan konsolidasi kedelapan yang dilakukan LPPD Papua Tengah. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga mendengar langsung perkembangan persiapan dari Kabupaten Nabire sebagai salah satu daerah peserta.

Ia menjelaskan, kontingen Papua Tengah direncanakan sudah berada di Manokwari pada pertengahan Juni mendatang untuk mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi nasional.

Selain melibatkan tiga kabupaten peserta, yakni Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Nabire, LPPD Papua Tengah juga berencana melibatkan lima kabupaten lain sebagai tim peninjau.

“Kami ingin semua kabupaten merasa ikut memiliki kegiatan ini. Karena ini adalah acara masyarakat Papua Tengah,” katanya.

Dalam rapat tersebut, LPPD Papua Tengah juga membahas pembagian tanggung jawab pembiayaan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Pdt. Didi menegaskan bahwa pihak provinsi telah terbuka terkait dukungan pembiayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun dukungan dari Kementerian Agama.

“Kami berharap ada sinkronisasi tanggung jawab sehingga kita bisa berbagi beban biaya. Mana yang menjadi tanggung jawab provinsi dan mana yang menjadi tanggung jawab kabupaten,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Harian LPPD Papua Tengah, Pdt. Mince T. Nawipa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan para kepala daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan kontingen Pesparawi Papua Tengah.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah serta para bupati dari Mimika, Puncak dan Nabire.

Menurutnya, ini merupakan kali pertama Provinsi Papua Tengah mengikuti ajang Pesparawi nasional sebagai provinsi definitif bersama 39 provinsi lainnya di Indonesia.

“Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat delapan kabupaten di Papua Tengah supaya kami sehat dan bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

Untuk mekanisme keberangkatan, LPPD Papua Tengah membagi kontingen ke dalam dua kloter. Kloter pertama berjumlah sekitar 85 orang dari beberapa kategori lomba yang akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Papua Tengah pada 17 Juni 2026 di Nabire sebelum bertolak ke Manokwari melalui jalur penerbangan.

Sistem keberangkatan dilakukan secara bergelombang atau in-out, di mana peserta yang telah selesai bertanding akan kembali terlebih dahulu sebelum kloter berikutnya diberangkatkan.

Menurut panitia, sistem tersebut diterapkan untuk memudahkan pengaturan peserta, terutama bagi mereka yang memiliki pekerjaan dan tanggung jawab lain di daerah masing-masing.

LPPD Papua Tengah optimistis kontingen Papua Tengah mampu memberikan hasil terbaik pada ajang Pesparawi nasional mendatang.

“Kami yakin bisa mendapat juara. Karena persiapan peserta sangat luar biasa dan dukungan masyarakat juga sangat besar,” tutup Pdt. Mince. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Solidaritas Mahasiswa Paniai Se-Indonesia Desak Pusat Tolak DOB dan Cabut Izin Tambang

19 Mei 2026 - 02:44 WIB

IMG 20260518 WA0081

Masuki Musim Penghujan, Warga Inauga Diminta Tidak Buang Sampah Sembarangan  

19 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260518 WA0023

Penyerapan APBD Mimika Baru 11,38 Persen hingga Pertengahan Mei 2026, Wabup Ingatkan OPD Bergerak Cepat

19 Mei 2026 - 02:06 WIB

IMG 20260518 WA0077

Wabup Mimika Ingatkan OPD Maksimalkan Pelaksanaan Program dan Penyerapan APBD

19 Mei 2026 - 01:38 WIB

Img 20250714 wa0108(1)

Gubernur Papua Tengah Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih Saat Penandatanganan MoU dengan Kejati Papua

18 Mei 2026 - 14:51 WIB

IMG 20260518 WA0266
Trending di Headline