DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Kesehatan mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Iuran Wajib Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlangsung di Hotel Mahafira I, Nabire, Rabu (29/4).
Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama seluruh kabupaten di wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan keberlanjutan program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Kabupaten Deiyai diwakili langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.K.M, yang turut menandatangani kesepakatan bersama BPJS Kesehatan dalam forum rekonsiliasi tersebut.
Dalam keterangannya, Fransina menegaskan bahwa rekonsiliasi iuran JKN menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada perlindungan BPJS Kesehatan.
“Program JKN ini sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan kepastian akses pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak yang terus menjaga komitmen terhadap keberlangsungan program jaminan kesehatan di Kabupaten Deiyai.
Dalam kesempatan itu, Kadinkes Deiyai turut menyampaikan harapan agar RSUD Pratama Deiyai segera dapat menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan.
Menurutnya, saat ini rumah sakit tersebut masih dalam proses pemenuhan syarat akreditasi sehingga belum dapat bekerja sama secara resmi dengan BPJS.
“Kami berharap proses akreditasi dapat segera diselesaikan agar RSUD Pratama Deiyai bisa bermitra dengan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan rujukan bagi masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan dekat dengan daerah sendiri,” katanya.
Fransina juga meminta dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran dana JKN. Ia menilai dukungan tersebut penting demi menjaga keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.
Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak hanya memberi perlindungan layanan kesehatan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga saat menghadapi kondisi sakit.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan di Deiyai semakin merata, berkualitas, dan berkeadilan.
“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap masyarakat Deiyai mendapatkan jaminan kesehatan yang semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (SK)









