Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Batik Air Resmi Terbang Perdana di Nabire, Sekda Papua Tengah Tegaskan Komitmen Konektivitas Daerah

Etty Welerbadge-check


					Batik Air Resmi Terbang Perdana di Nabire, Sekda Papua Tengah Tegaskan Komitmen Konektivitas Daerah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyambut resmi penerbangan perdana Batik Air di Bandara Douw Aturure, Kamis (23/4/2026). Sambutan Gubernur Papua Tengah dibacakan oleh Sekretaris Daerah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan konektivitas transportasi udara di wilayah tersebut.

 

IMG 20260423 WA0022

Dalam sambutan tertulis Gubernur Meki Nawipa, disampaikan bahwa momen ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan Papua Tengah, khususnya dalam sektor transportasi udara yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Penantian panjang ini merupakan tindak lanjut nyata dari keberhasilan proving flight pada 17 Juli 2025. Kehadiran Batik Air hari ini menjawab kerinduan masyarakat akan akses transportasi udara yang lebih cepat, nyaman, dan terjangkau,” demikian disampaikan Sekda saat membacakan sambutan gubernur.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai kehadiran rute baru ini sebagai langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah. Rute penerbangan yang kini tersedia menghubungkan Nabire dengan sejumlah kota besar melalui transit di Ambon, di antaranya menuju Jakarta dan Makassar.

IMG 20260423 WA0018

Menurut pemerintah daerah, konektivitas ini akan berdampak langsung pada efisiensi waktu tempuh, penurunan biaya logistik, serta memperkuat integrasi ekonomi Papua Tengah dengan pusat-pusat pertumbuhan nasional.

Lebih jauh, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menargetkan Bandara Douw Aturure sebagai airline hub utama di wilayah tengah Papua. Posisi strategis Nabire dinilai memiliki potensi besar sebagai pintu masuk pergerakan orang dan barang.

“Papua Tengah kini siap menjadi sentral. Kita ingin menjadikan bandara ini bukan sekadar tempat transit, melainkan sebagai penghubung utama penerbangan di kawasan ini,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada Lion Air Group dan manajemen Batik Air atas komitmen menghadirkan layanan penerbangan di Papua Tengah. Kolaborasi ini dinilai sebagai bukti bahwa daerah tersebut aman, kondusif, serta memiliki potensi investasi yang menjanjikan.

IMG 20260423 WA0020

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan infrastruktur pendukung, serta menciptakan iklim investasi dan transportasi yang berkelanjutan.

Di akhir sambutan, masyarakat Papua Tengah diajak untuk memanfaatkan peluang konektivitas ini sebagai pintu masuk kemajuan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga peningkatan kesejahteraan.

IMG 20260423 WA0021

Penerbangan perdana ini menjadi simbol awal era baru transportasi udara di Papua Tengah, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi pembangunan daerah secara inklusif dan berkelanjutan.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline