PANIAI – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Paniai menyoroti meningkatnya berbagai penyakit sosial di wilayah Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Isu yang dibahas meliputi premanisme, vandalisme terhadap rumah ibadah, penyebaran HIV/AIDS, peredaran minuman keras (miras), hingga penempatan militer non-organik di wilayah Nunubado.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam kegiatan “Ngopi Santai II” yang digelar di Kedai Kopi Nunubado, Selasa (14/4/2026), dan dihadiri anggota Komcab serta kaum muda Katolik dari paroki se-Dekenat Paniai.
Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasikan Kekuatan, Wujudkan Aksi Nyata untuk Gereja dan Tanah Air” ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Rapat Kerja Pemuda Katolik Komcab Paniai.
Selain sebagai forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS yang dinilai masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda di wilayah pedalaman Papua.
Para peserta menilai bahwa tren peningkatan penyakit sosial harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pemerintah, gereja, maupun masyarakat.
Momentum ini sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi dan refleksi untuk memperkuat peran pemuda Katolik dalam kehidupan gereja dan pembangunan sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Paniai menekankan pentingnya sinergi, persatuan, serta keterlibatan aktif generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, sekaligus berkontribusi bagi gereja dan tanah air. (Cr3)









