Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Isu WFH Menguat, Bupati Mimika Pastikan Belum Ada Instruksi Resmi dari Pusat

Etty Welerbadge-check


					Isu WFH Menguat, Bupati Mimika Pastikan Belum Ada Instruksi Resmi dari Pusat Perbesar

TIMIKA – Isu penerapan Work From Home (WFH) yang tengah ramai dibahas di tingkat nasional belum berdampak pada pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan hingga saat ini belum ada surat resmi maupun edaran dari pemerintah pusat terkait penerapan kebijakan WFH di daerah.

“Sampai hari ini belum ada surat resmi atau edaran dari pusat. Memang kita dengar di kementerian sudah mulai menerapkan WFH sebagai bagian dari efisiensi, termasuk penghematan bahan bakar, tetapi itu belum sampai ke pemerintah daerah,” ujarnya, Senin (31/03/2026) Kemarin.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika juga belum melihat adanya urgensi untuk menerapkan kebijakan tersebut, mengingat kondisi di daerah masih terkendali, khususnya terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Untuk memastikan hal itu, Bupati telah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta pihak Pertamina untuk terus memantau stok BBM, mulai dari avtur, minyak tanah, bensin, hingga solar.

Ia menyebutkan bahwa ketersediaan BBM di Mimika saat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

“Stok kita masih aman untuk sekitar 12 hari ke depan. Ini bukan berarti tidak ada pasokan, tetapi berdasarkan kuota yang tersedia. Dalam waktu dekat juga akan ada tambahan pasokan yang masuk, tinggal menunggu kapal datang dan proses distribusi,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa perlu penerapan kebijakan WFH dalam waktu dekat. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline