Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Isu WFH Menguat, Bupati Mimika Pastikan Belum Ada Instruksi Resmi dari Pusat

Etty Welerbadge-check


					Isu WFH Menguat, Bupati Mimika Pastikan Belum Ada Instruksi Resmi dari Pusat Perbesar

TIMIKA – Isu penerapan Work From Home (WFH) yang tengah ramai dibahas di tingkat nasional belum berdampak pada pemerintah daerah, termasuk di Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan hingga saat ini belum ada surat resmi maupun edaran dari pemerintah pusat terkait penerapan kebijakan WFH di daerah.

“Sampai hari ini belum ada surat resmi atau edaran dari pusat. Memang kita dengar di kementerian sudah mulai menerapkan WFH sebagai bagian dari efisiensi, termasuk penghematan bahan bakar, tetapi itu belum sampai ke pemerintah daerah,” ujarnya, Senin (31/03/2026) Kemarin.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika juga belum melihat adanya urgensi untuk menerapkan kebijakan tersebut, mengingat kondisi di daerah masih terkendali, khususnya terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Untuk memastikan hal itu, Bupati telah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta pihak Pertamina untuk terus memantau stok BBM, mulai dari avtur, minyak tanah, bensin, hingga solar.

Ia menyebutkan bahwa ketersediaan BBM di Mimika saat ini masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa hari ke depan.

“Stok kita masih aman untuk sekitar 12 hari ke depan. Ini bukan berarti tidak ada pasokan, tetapi berdasarkan kuota yang tersedia. Dalam waktu dekat juga akan ada tambahan pasokan yang masuk, tinggal menunggu kapal datang dan proses distribusi,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa perlu penerapan kebijakan WFH dalam waktu dekat. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline