Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

Merasa Tidak Dihargai Sebagai Putra Daerah, Forum Peduli ASN Geruduk Kantor Bupati

Etty Welerbadge-check


					Merasa Tidak Dihargai Sebagai Putra Daerah, Forum Peduli ASN Geruduk Kantor Bupati Perbesar

TIMIKA – Rolling jabatan yang dilakukan pada tanggal 11 Maret 2026 lalu menjadi persoalan yang hangat dibicarakan dikalangan publik, hal ini dinilai ada kejanggalan.

Oleh karena itu massa yang tergabung dalam Forum Peduli ASN Papua di Kabupaten Mimika, Papua Tengah melakukan aksi demo dengan mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Jumat (13/03/2026).

IMG 20260313 WA0156

Pantauan wartawan dilapangan, dalam aksi tersebut mereka menuntut transparansi, keadilan birokrasi, serta pembatalan kebijakan perombakan jabatan (rolling) yang baru saja dilakukan.

Dalam orasi yang disampaikan oleh Hellois Kemong selaku simpatisan menyampaikan bahwa dirinya sangat kecewa dengan hasil rolling tersebut.

“Saya kecewa kenapa kami punya kakak-kakak (senior) baik dari Amungme maupun Kamoro tidak ada. Tolong berikan kesempatan kepada kami anak-anak putra daerah,” ungkapnya.

Lanjutnya,”Mereka harus diangkat menjadi tuan di negeri mereka sendiri, karena sesuai dengan otsus. Ini kami punya hak, kalau tidak kembalikan UU Otsus itu ke Jakarta,”sambungnya.

IMG 20260313 WA0157

Dirinya sangat berharap Bupati Mimika segera batalkan rolling yang sudah dilakukan.

“Kami minta Bupati datang dan bicara didepan kami untuk batalkan rolling kemarin,” ucap Hellois.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu ASN bernama Yulianus Pinimet bahwa rolling yang sudah dilakukan segera dibatalkan.

“Saya sudah terlalu menahan diri, semua persyaratan untuk ikut tes sudah kami ikuti, tapi kenapa semuanya seperti begini. Kenapa kami putra daerah selalu diinjak harga diri dan selalu dimanfaatkan,”ucapnya dengan kesal.

Sementara itu seorang ibu yang juga adalah ASN mengaku menangis saat mengetahui rolling itu tidak ada putra maupun putri asli dari Amungme maupun Kamoro.

IMG 20260313 WA0159

“Saya menangis karena yang punya negeri ini tidak ada nama, bahkan ada suami-istri dilantik dan dapat di dua jabatan. Saya mau tanya bapak Bupati apakah Amungme dan Kamoro tidak ada yang punya pangkat. Kita sudah lengkapi semua persyaratan dan sudah ikut tapi kenapa dikasih orang lain,”ungkapnya.

Perlu diketahui sampai berita ini diterbitkan massa masih berada di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, hal ini dikarenakan Bupati Mimika dan Wakil Bupati akan bertemu langsung dengan mereka. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antonius Kemong Terpilih Aklamasi, Siap Bawa KONI Mimika Fokus Pembinaan hingga Kampung

1 Mei 2026 - 07:27 WIB

IMG 20260501 WA0013

Musorkablub KONI Mimika Digelar, Bupati Ajak Benahi Tata Kelola dan Perluas Pembinaan Atlet

1 Mei 2026 - 06:43 WIB

20260501

400 Personel Gabungan Siaga, Pengamanan May Day di Mimika Diperketat

1 Mei 2026 - 05:49 WIB

IMG 20260501 WA0065

Semangat Persatuan Menggema di Timika, Barisan Merah Putih Papua Gelar Aksi Damai 1 Mei

1 Mei 2026 - 05:11 WIB

IMG 20260501 WA0037

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045
Trending di Headline