Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Merasa Tidak Dihargai Sebagai Putra Daerah, Forum Peduli ASN Geruduk Kantor Bupati

Etty Welerbadge-check


					Merasa Tidak Dihargai Sebagai Putra Daerah, Forum Peduli ASN Geruduk Kantor Bupati Perbesar

TIMIKA – Rolling jabatan yang dilakukan pada tanggal 11 Maret 2026 lalu menjadi persoalan yang hangat dibicarakan dikalangan publik, hal ini dinilai ada kejanggalan.

Oleh karena itu massa yang tergabung dalam Forum Peduli ASN Papua di Kabupaten Mimika, Papua Tengah melakukan aksi demo dengan mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Jumat (13/03/2026).

IMG 20260313 WA0156

Pantauan wartawan dilapangan, dalam aksi tersebut mereka menuntut transparansi, keadilan birokrasi, serta pembatalan kebijakan perombakan jabatan (rolling) yang baru saja dilakukan.

Dalam orasi yang disampaikan oleh Hellois Kemong selaku simpatisan menyampaikan bahwa dirinya sangat kecewa dengan hasil rolling tersebut.

“Saya kecewa kenapa kami punya kakak-kakak (senior) baik dari Amungme maupun Kamoro tidak ada. Tolong berikan kesempatan kepada kami anak-anak putra daerah,” ungkapnya.

Lanjutnya,”Mereka harus diangkat menjadi tuan di negeri mereka sendiri, karena sesuai dengan otsus. Ini kami punya hak, kalau tidak kembalikan UU Otsus itu ke Jakarta,”sambungnya.

IMG 20260313 WA0157

Dirinya sangat berharap Bupati Mimika segera batalkan rolling yang sudah dilakukan.

“Kami minta Bupati datang dan bicara didepan kami untuk batalkan rolling kemarin,” ucap Hellois.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu ASN bernama Yulianus Pinimet bahwa rolling yang sudah dilakukan segera dibatalkan.

“Saya sudah terlalu menahan diri, semua persyaratan untuk ikut tes sudah kami ikuti, tapi kenapa semuanya seperti begini. Kenapa kami putra daerah selalu diinjak harga diri dan selalu dimanfaatkan,”ucapnya dengan kesal.

Sementara itu seorang ibu yang juga adalah ASN mengaku menangis saat mengetahui rolling itu tidak ada putra maupun putri asli dari Amungme maupun Kamoro.

IMG 20260313 WA0159

“Saya menangis karena yang punya negeri ini tidak ada nama, bahkan ada suami-istri dilantik dan dapat di dua jabatan. Saya mau tanya bapak Bupati apakah Amungme dan Kamoro tidak ada yang punya pangkat. Kita sudah lengkapi semua persyaratan dan sudah ikut tapi kenapa dikasih orang lain,”ungkapnya.

Perlu diketahui sampai berita ini diterbitkan massa masih berada di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, hal ini dikarenakan Bupati Mimika dan Wakil Bupati akan bertemu langsung dengan mereka. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline