TIMIKA – Tiga gol tanpa balas menjadi hasil manis Persipani Paniai di Grub B pada kompetisi Liga 4 Piala Gubernur PSSI Papua Tengah musim 2025-2026 di Stadion Wania Imipi Selasa (10/03/2026).
Kemenangan telak 3:0 atas Persidei Deiyai
itu menjadi langkah gemilang bagi Persipani Paniai yang dikenal dengan julukannya Laskar Koteka dari Wissel Meren, yang menjadi simbol identitas dan semangat juang tim.
Namun, di tengah euforia, Pelatih Kepala Persipani Paniai, Jimmy Iro Saputro memilih bersikap tenang. Ia mengingatkan anak asuhnya agar tidak larut dalam rasa jumawa, karena di partai berikut akan melawan tim juara bertahan yaitu Persipuncak Cartenzs.
“Kita akan lebih fight lagi karena kita akui mereka juara bertahan, kita respek sama mereka sebagai juara bertahan. Kita punya anak-anak juga sudah siap berikan perlawanan, dan kita akan berusaha untuk memenangkannya,” ujarnya kepada awak media dalam sesi konferensi pers.
Dalam kesempatan tersebut, Jimmy mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan lawan sejak berjalannya babak pertama, karena secara pertahanan Persidei Deiyai sangat cukup rapih.
“Puji Tuhan di menit ke 25 kita dapat gol pertama dari situasi servis. Gol pertama ini berjalan hingga di pertengahan babak kedua. Kemudian kita lihat ada beberapa perubahan, dan kita mulai coba dengan memasukan dua pemain pengganti. Dan akhirnya kita dapat dua gol lagi dari dua pemain yang baru masuk,”ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kapten kesebelasan Persipani Paniai,Karel Gobai bahwa laga melawan Persidei Deiyai bukanlah laga yang mudah, namun dengan arahan pelatih akhirnya membuahkan hasil.
“Kami dari pemain awalnya kesulitan, karena lawannya bermain menunggu, sehingga kita mulai merubah pola permainan dan akhirnya kita unggul 1:0 . Dan puji Tuhan di akhir-akhir babak kedua dengan tambahan tenaga baru, kita tambah dua gol lagi “ujarnya. (IT)









