TIMIKA – Seusai melakukan pemantauan udara untuk melihat langsung situasi terkini di kampung Kapiraya, Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Kapolda Papua Tengah bersama jajarannya juga bertemu langsung dan berdialog dengan masyarakat.
Dari pertemuan dengan masyarakat di Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Papua Tengah pada Jumat (27/02/2026), kata Bupati Mimika, Johhanes Rettob bahwa pertemuan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta keluh kesah secara langsung kepada pimpinan daerah dan aparat keamanan.
“Tadi itu kita ketemu dengan masyarakat Kamoro dari lima kampung. Dan tadi saya sudah katakan ke mereka bahwa apa yang telah disampaikan semua persoalan-persoalan sudah kita dengar. Ini nanti sampaikan ke tim, tim kami hari Sabtu (besok-red) sudah turun untuk mereka sama-sama bahas sesuai hasil rapat di Grand Tembaga,”katanya saat diwawancarai usai mengikuti pelantikan pengurus Perbakin di lapangan tembak Ismail Toduho, Mako Yon B Brimob Papua Tengah.
Lanjutnya,”Kita sudah diskusi sebentar dengan mereka, mereka sudah curhat-curhat lah kepada kami. Intinya mereka ingin pemerintah hadir secara nyata dalam menyelesaikan persoalan yang ada di Kapiraya,”sambung Bupati John.
Disampaikan Bupati bahwa ada ada beberapa poin yang disampaikan warga namun belum bisa dipublikasikan ke publik untuk saat ini.
“Ada poin-poin yang mereka sampaikan kepada saya dan pak Kapolda, namun itu masih bersifat internal. Akan kami bahas dulu di tingkat pemerintah kabupaten bersama pemerintah provinsi sebelum disampaikan secara resmi,” ujar Bupati John.
Ditambahkan Bupati John, selain bertemu dan mendengarkan curhatan warga, peninjauan lewat udara oleh Kapolda adalah untuk memastikan keberadaan alat berat di lokasi Kapiraya.
“Pemerintah dan pihak keamanan menegaskan komitmennya untuk segera mengeluarkan alat-alat berat yang masih berada di area atas,” katanya. (IT)








