Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

News

Dana Otsus Papua Tak Lagi Dipotong, Natalius Pigai : Prabowo Ingin Rakyat Papua Sejahtera

adminbadge-check


					Dana Otsus Papua Tak Lagi Dipotong, Natalius Pigai : Prabowo Ingin Rakyat Papua Sejahtera Perbesar

JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan bahwa kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengembalikan nilai Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua secara penuh merupakan bukti kecintaan Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat di Bumi Cendrawasih.

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kementerian HAM, Jakarta, Rabu (17/12), Pigai mengungkapkan bahwa jika sebelumnya Dana Otsus sering mengalami pemotongan, di era kepemimpinan Prabowo, dana tersebut diberikan secara utuh.

“Presiden mengembalikan nilainya menjadi penuh, yakni lebih dari Rp12 triliun. Ini adalah komitmen besar untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan maksimal,” ujar Natalius Pigai.

Pigai menjelaskan bahwa Dana Otsus hanyalah salah satu komponen dari perhatian besar pemerintah. Jika ditotal dengan berbagai program sektoral lainnya, anggaran yang mengalir ke Papua tahun ini diperkirakan mencapai hampir Rp50 triliun.

Beberapa program unggulan yang akan masuk ke Papua antara lain:

  • Makan Bergizi Gratis (MBG): Untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Papua.

  • Pemberdayaan Ekonomi: Melalui program kampung nelayan dan penguatan UMKM.

  • Pendidikan dan Infrastruktur: Peningkatan fasilitas sekolah dan aksesibilitas wilayah.

Lebih lanjut, Menteri HAM menjelaskan bahwa pengalokasian dana besar ini memiliki tujuan strategis untuk memperbaiki indeks Hak Asasi Manusia di bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob). Selama ini, Papua sering kali memiliki angka statistik kesejahteraan terendah di Indonesia.

“Pemerintah pusat meminta pemda di Papua menggunakan dana ini untuk menekan angka kematian ibu dan anak, kemiskinan, stunting, hingga memberantas buta huruf. Jika indikator ini membaik, maka secara statistik indeks HAM Papua akan meningkat drastis,” tambahnya.

Pigai menutup pernyataannya dengan menekankan pesan Presiden Prabowo bahwa pembangunan Papua bukan sekadar angka, melainkan soal kemanusiaan.

“Bapak Presiden menegaskan bahwa kita semua harus bangun untuk meningkatkan harga diri dan martabat masyarakat Papua. Rakyat Papua harus merasakan bahwa menjadi bagian dari Indonesia itu membawa kebahagiaan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News