Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

KPA Papua Tengah Gelar Doa Bersama Peringati Hari AIDS Sedunia 2024

Etty Welerbadge-check


					KPA Papua Tengah Gelar Doa Bersama Peringati Hari AIDS Sedunia 2024 Perbesar

NABIRE – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2024 dengan tema “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan doa dan hening cipta bersama yang berlangsung di Aula RRI Nabire, Senin (8/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri dan sekaligus dibuka oleh UKKAS, S.Sos., M.KP., selaku Staf Ahli mewakili Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan, Yayasan Gerakan Papua Sehat, Ketua KNPI Papua Tengah, mitra layanan kesehatan, lembaga swadaya masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.

Ketua KPA Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali merefleksikan perjuangan orang dengan HIV/AIDS (ODHIV), baik yang telah meninggal dunia maupun yang saat ini masih menjalani pengobatan.

“Hari ini bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk merenung dan mengingat saudara-saudara, orang tua, dan anak-anak kita yang telah berpulang karena HIV/AIDS, sekaligus memberi semangat kepada mereka yang saat ini hidup dengan HIV agar tetap berjuang dan bertahan hidup,” ujarnya.

Freny menegaskan bahwa HIV/AIDS bukanlah vonis kematian. Dengan kepatuhan mengonsumsi obat antiretroviral (ARV), ODHIV dapat hidup sehat dan produktif dalam jangka waktu yang panjang.

“Masih banyak stigma di masyarakat yang menganggap bahwa ketika seseorang terinfeksi HIV maka pasti akan meninggal. Padahal, banyak ODHIV yang telah hidup 15 hingga 25 tahun karena disiplin menjalani pengobatan. Stigma inilah yang harus kita hapuskan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data layanan kesehatan, jumlah kasus HIV/AIDS di Papua Tengah masih tergolong tinggi, terutama di wilayah ibu kota provinsi. Kondisi ini membuat masyarakat takut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara sukarela.

“Oleh karena itu, tugas kita bersama—pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan KPA—adalah memberikan pemahaman yang benar, mendampingi, serta memastikan layanan tetap berjalan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Freny Anouw juga menyoroti keterbatasan fasilitas layanan kesehatan, mulai dari kurangnya alat kesehatan hingga tenaga medis di sejumlah wilayah. Ia meminta pemerintah provinsi maupun kabupaten memberikan perhatian serius terhadap keberlanjutan layanan HIV/AIDS.

Menutup sambutannya, Freny mengungkapkan rencana KPA Papua Tengah untuk mendorong pemeriksaan HIV secara massal, dimulai dari jajaran pimpinan daerah hingga masyarakat luas, sebagai bentuk keteladanan dan upaya menekan stigma.

“Jika kita bersatu dan bekerja sama, kita dapat menyelamatkan banyak jiwa. Menyelamatkan satu nyawa berarti memberi harapan bagi masa depan Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelajar Timika Desak Penambahan Kuota Beasiswa Afirmasi, Soroti Keadilan Akses Pendidikan

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0145

Sertijab Kepala Distrik, Bupati Johannes Rettob: Jangan Jadi “Pejabat Agustusan”

30 April 2026 - 05:22 WIB

IMG 20260430 WA0062

TKA di Kapiraya Sukses Digelar, Siswa SD Ikuti Ujian dengan Sistem Gabungan dan Dukungan Penuh Keamanan 

30 April 2026 - 04:55 WIB

IMG 20260430 135441

Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

30 April 2026 - 04:02 WIB

IMG 20260429 WA0021

Mesak Pakage Buka Sosialisasi Gemar Membaca Tingkat SD di Deiyai

30 April 2026 - 03:19 WIB

IMG 20260430 WA0008
Trending di Headline