Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

News

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

adminbadge-check


					Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Perbesar

Jakarta – Indonesia dihadapkan pada krisis kemanusiaan yang mendalam. Bencana banjir dan longsor di lintas provinsi Sumatera dan Aceh telah menelan korban jiwa mencapai angka tragis lebih dari ribuan orang, sementara wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali mencuat di momentum HUT ke-61 Partai Golkar, Jumat (5/12/2025) malam.

Senator asal Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Agustinus R. Kambuaya, S.IP., S.H., secara lantang meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengabaikan wacana politik tersebut dan memfokuskan energi negara sepenuhnya pada penanganan krisis.

Senator Kambuaya memperingatkan bahwa munculnya wacana politik 2029 di tengah masa duka ini merupakan upaya yang berbahaya, berpotensi mengalihkan perhatian dari akar masalah bencana.

“Wajib kita bertanya, mengapa isu politis ini dihembuskan di saat bencana sedang melanda negara kita. Apakah ini kontra isu dari isu kehancuran hutan, alam ekologi, dan lubang tambang yang menganga?” tegas Senator Kambuaya saat diwawancarai. Minggu, (07/12/2025).

Ia menegaskan, setelah jatuhnya ratusan korban, Presiden harus menganggap wacana Pilkada DPRD sebagai pengalih isu yang tidak memiliki urgensi. “Bapak Presiden jangan dulu berfokus kepada politik,” pesannya.

Sati ini ribuan korban jiwa adalah bukti nyata bahwa kawasan penyangga telah rusak akibat eksploitasi yang merusak.

“Kerusakan ini semua adalah akibat dari kawasan penyangga yang rusak. Ini bukan hanya bencana alam, tapi tragedi akibat izin yang merusak,” ungkapnya.

Senator Agustinus R. Kambuaya menuntut agar Presiden segera menjadikan reformasi ekologi sebagai agenda utama. Menurutnya Presiden harus segera melakukan audit total dan pencabutan izin Tambang Ilegal dan Perkebunan tak beraturan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045

Disdukcapil Mimika Perkuat Layanan Adminduk Lewat Koordinasi Lintas Sektor

30 April 2026 - 16:24 WIB

IMG 20260430 WA0032

Latihan Dasar SAR Timika bagi PPPK Resmi Dibuka, Peserta Digembleng Hingga 11 Mei

30 April 2026 - 15:13 WIB

IMG 20260430 WA0065

Inflasi Papua Tengah Berkarakter Khusus, Gubernur Siapkan Strategi Jangka Pendek dan Panjang

30 April 2026 - 15:06 WIB

IMG 20260430 WA0224

Silwanus Sumule: Otsus Tanpa MRP Kehilangan Ruh Pembangunan

30 April 2026 - 14:59 WIB

IMG 20260430 WA0244
Trending di Headline