Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Kesbangpol Papua Tengah Tertibkan Ormas dan OKP, Fokus Kembangkan SDM di Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

adminbadge-check


					Kesbangpol Papua Tengah Tertibkan Ormas dan OKP, Fokus Kembangkan SDM di Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menunjukkan langkah tegas dan strategis dalam mempercepat pembangunan daerah. Kepala Badan Kesbangpol, Albertus Adii, menegaskan fokus utama ditempatkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta penertiban organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di seluruh wilayah Papua Tengah.

Albertus menyampaikan hal ini usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Umum dan Percepatan Pembangunan yang diikuti pejabat tinggi Kemendagri, KPU RI, dan Komisi II DPR RI di Nabire, Jumat (31/10/2025).

“Sebagai provinsi baru, prioritas kami adalah pengembangan SDM, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pendidikan adalah kunci utama kemajuan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Albertus menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi tulang punggung konektivitas antara ibu kota provinsi dengan delapan kabupaten lainnya. “Program prioritas gubernur di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan infrastruktur diharapkan berjalan optimal di Papua Tengah,” tambahnya.

Kesbangpol tengah melakukan pendataan dan verifikasi keabsahan Ormas dan OKP. Albertus mengungkapkan target penertiban administrasi selesai pada 2026. “Kami ingin memastikan setiap organisasi memiliki legalitas dan beroperasi sesuai aturan, untuk mewujudkan keteraturan dan transparansi di Papua Tengah,” tegasnya.

Pemerintah membuka akses verifikasi untuk organisasi yang sudah terdaftar maupun yang belum agar aktivitas mereka sah dan terkontrol.

Tidak hanya itu, Kesbangpol juga menginisiasi penertiban struktur kepemimpinan suku di Papua Tengah melalui musyawarah adat. Albertus berharap, proses ini mampu memperkuat koordinasi pemerintah dengan masyarakat adat dan menjaga stabilitas sosial sebagai basis pembangunan daerah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline