Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Kesbangpol Papua Tengah Tertibkan Ormas dan OKP, Fokus Kembangkan SDM di Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

adminbadge-check


					Kesbangpol Papua Tengah Tertibkan Ormas dan OKP, Fokus Kembangkan SDM di Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menunjukkan langkah tegas dan strategis dalam mempercepat pembangunan daerah. Kepala Badan Kesbangpol, Albertus Adii, menegaskan fokus utama ditempatkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta penertiban organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) di seluruh wilayah Papua Tengah.

Albertus menyampaikan hal ini usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Umum dan Percepatan Pembangunan yang diikuti pejabat tinggi Kemendagri, KPU RI, dan Komisi II DPR RI di Nabire, Jumat (31/10/2025).

“Sebagai provinsi baru, prioritas kami adalah pengembangan SDM, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pendidikan adalah kunci utama kemajuan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Albertus menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi tulang punggung konektivitas antara ibu kota provinsi dengan delapan kabupaten lainnya. “Program prioritas gubernur di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan infrastruktur diharapkan berjalan optimal di Papua Tengah,” tambahnya.

Kesbangpol tengah melakukan pendataan dan verifikasi keabsahan Ormas dan OKP. Albertus mengungkapkan target penertiban administrasi selesai pada 2026. “Kami ingin memastikan setiap organisasi memiliki legalitas dan beroperasi sesuai aturan, untuk mewujudkan keteraturan dan transparansi di Papua Tengah,” tegasnya.

Pemerintah membuka akses verifikasi untuk organisasi yang sudah terdaftar maupun yang belum agar aktivitas mereka sah dan terkontrol.

Tidak hanya itu, Kesbangpol juga menginisiasi penertiban struktur kepemimpinan suku di Papua Tengah melalui musyawarah adat. Albertus berharap, proses ini mampu memperkuat koordinasi pemerintah dengan masyarakat adat dan menjaga stabilitas sosial sebagai basis pembangunan daerah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PN Timika Tangani 27 Perkara Narkotika, Sejumlah Mantan Napi Kembali Terjerat

6 November 2026 - 12:28 WIB

IMG 20261106 WA0026

Terjerat Pergaulan Orang Dewasa, Tujuh Anak Berhadapan dengan Hukum di Timika

6 November 2026 - 11:59 WIB

IMG 20261106 WA0024

Kunjungan Pasien di Puskesmas Waghete Deiyai Tembus 80 Orang per Hari

6 November 2026 - 11:26 WIB

IMG 20261106 WA0022

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007
Trending di Headline