Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Konflik Dua Kelompok Warga di Kwamki Narama Berakhir Damai

adminbadge-check


					Suasana saat dilakukan mediasi untuk proses perdamaian dua kelompok di Polres Mimika Perbesar

Suasana saat dilakukan mediasi untuk proses perdamaian dua kelompok di Polres Mimika

TIMIKA – Konflik antara dua kelompok warga di Kwamki Narama yang terjadi beberapa hari lalu telah berakhir dengan kesepakatan damai.

Kesepakatan tersebut tercapai melalui mediasi pihak kepolisian yang dihadiri oleh perwakilan kedua kelompok, Kepala Distrik Kwamki Narama, serta tokoh-tokoh masyarakat di Kantor Pelaksanaan Polres Mimika, Jumat (17/10/2025).

Setelah mediasi, Pendeta Anton Wamang, salah satu tokoh gereja, menyatakan bahwa pertikaian telah berakhir dengan damai dan berharap konflik serupa tidak terulang lagi.

“Pertikaian ini bukan antar suku, melainkan antar keluarga. Kini sudah selesai dengan damai,” ujarnya.

Anton menambahkan bahwa pihaknya akan kembali ke Kwamki Narama untuk memberikan arahan kepada masyarakat yang terlibat, memastikan perdamaian tetap terjaga.

“Terkait denda, diberi waktu untuk menyiapkannya sesuai kesepakatan,” jelas Anton.

Sementara itu, Kepala Distrik Kwamki Narama, Naftali Edwin Hanuaebu, mengapresiasi kesepakatan damai tersebut sebagai upaya luar biasa dalam menjaga kehidupan damai di Kwamki.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua kelompok yang telah sepakat berdamai. Ini langkah penting untuk mewujudkan kedamaian di Kwamki,” ujarnya.

Naftali berharap masing-masing kelompok segera menarik kembali anggotanya dan menyimpan semua senjata tajam yang selama ini digunakan dalam konflik agar tidak disalahgunakan lagi. (IT).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline