Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Wakil Bupati Nabire Ajak Semua Pihak Bergandengan Tangan Wujudkan Kemandirian Pangan Lokal

Etty Welerbadge-check


					Wakil Bupati Nabire Ajak Semua Pihak Bergandengan Tangan Wujudkan Kemandirian Pangan Lokal Perbesar

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 tahun 2025 dengan mengusung tema “Bergandengan Tangan untuk Pangan yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik”.

Acara ini digelar di halaman Kodim 1705/Nabire, Kamis (16/10), dan dihadiri oleh Kapolda Papua Tengah, Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, unsur (Forkopimda, pimpinan OPD, BUMN/BUMD, serta para pelaku usaha pangan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketersediaan pangan dan mendorong kemandirian pangan lokal.

“Hari Pangan Sedunia mengingatkan kita bahwa pangan adalah kebutuhan pokok manusia. Namun hingga kini, Indonesia termasuk Kabupaten Nabire masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah bahkan impor dari negara lain. Hal ini tentu berisiko karena ketersediaan pangan dunia semakin berkurang,” ujarnya.

Img 20251016 wa0046

Wakil Bupati menyoroti masih rendahnya pola konsumsi pangan beragam dan bergizi seimbang di wilayah pegunungan maupun pesisir. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, nilai Pola Pangan Harapan (PPH) Nabire tahun 2024 baru mencapai 78%, dengan Angka Kecukupan Energi (AKE) sebesar 1.890 kilokalori, masih di bawah standar nasional sebesar 2.100 kilokalori per kapita per hari.

“Kita perlu meningkatkan konsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang, dan aman, serta mengurangi ketergantungan pada beras dan pangan impor,” tegasnya.

Untuk itu, pemerintah daerah mendorong beberapa langkah strategis, antara lain:

1. Meningkatkan produksi pangan lokal melalui penyediaan benih unggul, pupuk organik, dan teknologi pertanian modern.

2. Mengembangkan infrastruktur pertanian dan distribusi guna memperlancar pasokan pangan.

3. Mendorong diversifikasi pangan lokal, seperti umbi-umbian dan hasil perikanan.

4. Memperkuat kelembagaan petani dan pelaku usaha pangan

5. Menggiatkan edukasi konsumsi pangan sehat, termasuk program One Day No Rice atau sehari tanpa nasi.

“Ketahanan pangan tidak akan terwujud tanpa kebersamaan semua pihak pemerintah, pelaku usaha, petani, dan masyarakat. Mari bergandengan tangan untuk membangun Nabire yang kuat dan berdaulat pangan,” tutup Burhanuddin.

Acara ini juga diisi dengan pameran produk pangan lokal, pembagian bibit tanaman, serta kegiatan pasar murah yang melibatkan pelaku usaha pangan di Nabire. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline