Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Retreat Akbar Pemuda GKII Wilayah III Papua Tengah Tanamkan Semangat “Berakar dalam Kristus untuk Bersaksi dan Melayani”

Etty Welerbadge-check


					Retreat Akbar Pemuda GKII Wilayah III Papua Tengah Tanamkan Semangat “Berakar dalam Kristus untuk Bersaksi dan Melayani” Perbesar

NABIRE — Suasana sukacita iman memenuhi Jemaat Carmel Bomoupai, Klasis Kegata, saat ratusan pemuda Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) dari berbagai daerah di Papua Tengah mengikuti Retreat Akbar Pemuda GKII Wilayah III Papua Tengah, yang berlangsung sejak 7 hingga 10 Oktober 2025.

Kegiatan rohani berskala wilayah ini mengusung tema “Berakar dalam Kristus untuk Bersaksi dan Melayani” (Kolose 2:6–7), dengan tujuan membangun karakter, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat pelayanan di kalangan pemuda GKII agar semakin aktif melayani Tuhan di tengah masyarakat.

Acara dihadiri oleh Ketua Departemen Pemuda Nasional GKII, Pdt. Dedi Sutiadi, M.Th., Ketua Wilayah GKII Wilayah III Papua Tengah, serta perwakilan dari sembilan klasis resmi, yaitu Nabire, Mapia I, Mapia II, Dipa, Menou, Kegata, Kebo, dan Weya, dengan total peserta mencapai lebih dari 800 orang.

Kegiatan retreat dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, pada Rabu (8/10/2025). Dalam sambutannya, Bupati Magai yang juga menjadi donatur utama kegiatan ini.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kepala Distrik Yaro, Elias Magai, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Nabire. Dalam pesannya, Elias mengajak seluruh peserta untuk menerapkan nilai-nilai kekristenan yang diperoleh selama retreat dalam kehidupan sehari-hari.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan rohani dan kreativitas pemuda, seperti lomba vokal grup, paduan suara, karaoke rohani, drama lagu, dan lomba musik band.

Selain itu, juga digelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) serta seminar pembinaan karakter dengan narasumber dari kalangan intelektual GKII Wilayah III Papua Tengah dan **Pemuda Nasional GKII Pusat.

Melalui kegiatan ini, para pemuda diajak menggali potensi serta talenta yang Tuhan berikan, sekaligus memperkuat komitmen untuk melayani dengan sungguh-sungguh di lingkungan gereja dan masyarakat.

Ketua Panitia Retreat Akbar, Markus Makai, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Retreat ini merupakan momentum penting untuk membina iman dan mempererat kehidupan sosial di antara pemuda GKII. Kami berterima kasih kepada semua hamba Tuhan dan narasumber yang telah memberikan motivasi serta semangat pelayanan bagi kami,” ungkapnya.

Markus juga mengakui adanya keterbatasan dalam pelaksanaan kegiatan, namun berharap agar ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan persiapan yang lebih matang.

“Kami mohon maaf jika selama kegiatan masih ada kekurangan. Ke depan kami ingin kegiatan seperti ini terus dikembangkan, agar semakin banyak pemuda yang bertumbuh dalam Kristus,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Markus menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan bukan sekadar perlombaan, melainkan bentuk ibadah dan pelayanan kepada Tuhan.

“Semua yang kami lakukan adalah untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Kami berharap para pemuda bisa menjadi generasi yang siap melayani dengan hati yang murni dan iman yang kuat,” tutupnya Makai

Sementara itu, Ketua Biro Pemuda Wilayah III Papua Tengah, Ev. Enos Wakei, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta, serta berharap agar dukungan dari pengurus wilayah terus mengalir untuk keberlanjutan program pembinaan pemuda GKII.

“Kami berpesan agar program seperti ini terus mendapat dukungan dari pengurus wilayah. Untuk kegiatan serupa tahun depan, kami percayakan pelaksanaannya kepada pengurus Komisi Pemuda Daerah Nabire. Pengaturan jadwal dan teknisnya akan dibahas bersama dalam waktu dekat,” ujar Wakei.

Kegiatan Retreat Akbar Pemuda GKII Wilayah III Papua Tengah 2025 resmi ditutup dengan ibadah pengutusan dan doa bersama, diiringi semangat baru bagi seluruh peserta untuk terus berakar dalam Kristus, bersaksi, dan melayani di tengah-tengah gereja dan masyarakat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Kejar Penyelesaian Pembangunan Jalan Hasanuddin 

6 November 2026 - 13:24 WIB

IMG 20261106 WA0044

Dishub Mimika Evaluasi Traffic Light, Perempatan Pin Seluler Jadi Prioritas

6 November 2026 - 13:15 WIB

IMG 20261106 WA0043

Ratusan Pelajar SMA YPPGI Wissel Meren Enarotali Ikut Edukasi dari KPA Paniai 

6 November 2026 - 13:06 WIB

IMG 20261106 WA0042

Dua Hari Pelatihan, Petani Puncak Jaya Belajar Kembangkan Kopi Berkualitas

6 November 2026 - 12:56 WIB

IMG 20261106 WA0036

Deinas Geley Pimpin PSSI Papua Tengah, Targetkan Pembinaan Pemain Muda hingga Tingkat Nasional

6 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261106 214339
Trending di Headline