Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Gubernur Nawipa Ajak Delapan Kabupaten Bersatu Perjuangkan Dana DBH Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Nawipa Ajak Delapan Kabupaten Bersatu Perjuangkan Dana DBH Papua Tengah Perbesar

NABIRE — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengajak seluruh pemerintah kabupaten di wilayah Papua Tengah memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah untuk memperjuangkan hak keuangan daerah, khususnya dana bagi hasil (DBH) yang hingga kini masih tertunda pembayarannya.

Ajakan tersebut disampaikan Meki Nawipa saat membuka rapat kerja bersama para bupati se-Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Dalam pertemuan yang dihadiri para bupati dari Kabupaten Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Mimika dan Nabire serta sekretaris daerah dan jajaran perangkat daerah, Gubernur menekankan pentingnya membangun kekuatan bersama dalam memperjuangkan kepentingan delapan kabupaten dan provinsi.

Menurut Meki, pemerintah kabupaten tidak bisa berjalan sendiri-sendiri ketika berhadapan dengan pemerintah pusat. Dibutuhkan komunikasi dan kekuatan bersama agar aspirasi daerah dapat didengar dan ditindaklanjuti.

“Kadang-kadang kita hanya menerima apa yang mereka kasih. Kita juga harus berjuang. Ada kabupaten yang merasa hebat hanya pergi berjuang sendiri. Tidak akan pernah dijawab. Karena itu, kita butuh kekuatan besar,” ujarnya.

Ia mencontohkan perjuangan terkait dana otonomi khusus (Otsus) yang menurutnya membutuhkan kekuatan bersama dari seluruh pemerintah daerah di Papua Tengah.

Meki juga menyinggung persoalan DBH yang pembayarannya masih tertunda. Ia menyebutkan, sejumlah komponen penerimaan daerah, termasuk DBH royalti dan pajak, belum diterima sebagaimana yang diharapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu dibahas bersama agar pemerintah provinsi dan kabupaten memiliki strategi yang sama dalam memperjuangkan hak keuangan daerah.

“Tahun depan kita ekspektasi Rp500 miliar per satu kabupaten, tetapi ini juga kita tidak tahu. Karena itu, kita undang untuk bagaimana membuat strategi supaya kita bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya,” katanya.

Ia mengatakan, penjelasan lebih teknis mengenai persoalan DBH akan disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD).

Gubernur berharap rapat kerja tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pandangan, merapikan persoalan, serta menyusun langkah konkret menghadapi tantangan pembangunan pada 2027.

“Kita tidak minta sesuatu, tetapi kita minta hak kita dikembalikan,” tegasnya.

Meki menambahkan, persatuan pemerintah provinsi dan kabupaten diperlukan agar berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan akses jalan hingga peningkatan kualitas pendidikan, dapat diperjuangkan secara bersama-sama.

Ia menilai pembangunan pendidikan juga perlu menjadi perhatian karena masih terdapat persoalan pembiayaan sekolah dan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang perlu dibenahi melalui kerja bersama pemerintah daerah.

Menurutnya, rapat kerja ini bukan hanya membicarakan rencana program, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menentukan pembagian peran antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar pelaksanaan pembangunan tidak tumpang tindih.

“Kalau bupati sudah masuk kerja, gubernur tidak perlu masuk lagi di situ. Gubernur kerja di sebelah. Begitu juga sebaliknya. Kita harus mengatur bagaimana koordinasi dan pembagian kerja,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyelesaikan persoalan satu per satu dan menyepakati langkah yang dapat dilanjutkan dalam agenda pembangunan tahun berikutnya.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BULD DPD RI Percepat Penyelesaian Ranperda RTRW Riau, Target Persetujuan Substansi Satu Bulan

5 November 2026 - 04:46 WIB

Screenshot

Implementasikan Gerakan Indonesia ASRI, Lanal Timika Bangun Kesadaran Hidup Bersih

5 November 2026 - 04:05 WIB

IMG 20261105 130349

150 Peserta Konfirmasi Hadir di KKT II Mimika, Panitia Berpacu Matangkan Akomodasi dan Transportasi

4 November 2026 - 14:26 WIB

20261104

Siswa SMA YPPGI Waghete Presentasikan Penelitian Ketimpangan Ekonomi di Pasar Waghete

4 November 2026 - 14:19 WIB

IMG 20261103 WA0003

Empat Hari Layani Warga di Kampung, Dukcapil Paniai Rekam e-KTP di Sembilan Kampung Wegee Bino

4 November 2026 - 14:12 WIB

IMG 20261104 WA0043
Trending di News