TIMIKA — Trifena Tinal resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika melalui Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar di Hotel Cartenz, Sabtu (19/9/2026).
Trifena menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftar dalam Musda tersebut. Setelah melalui pemeriksaan dan verifikasi persyaratan administrasi, ia dinyatakan memenuhi ketentuan dan ditetapkan memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika.
Penetapan tersebut sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mimika dan membuka babak baru bagi konsolidasi partai di tingkat daerah.
Ketua Panitia Musda V, Iwan Anwar, mengatakan persiapan pelaksanaan Musda telah dilakukan sejak Juni 2026. Namun, agenda tersebut sempat mengalami beberapa kali penundaan karena harus menyesuaikan dengan sejumlah kegiatan lainnya.
Menurut Iwan, seluruh tahapan Musda telah dipersiapkan sesuai mekanisme organisasi dan diikuti 18 Komisariat Distrik (Komdis). Sementara pendaftaran calon ketua yang dibuka pada Jumat (18/9/2026) hanya diikuti oleh Trifena Tinal.
“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap persyaratan administrasi, Trifena Tinal dinyatakan memenuhi ketentuan untuk mengikuti proses Musda,” jelasnya.
Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mimika, Zakius Degei, mengatakan pelaksanaan Musda V mengacu pada surat perintah DPD Partai Golkar Provinsi Papua serta Juklak Nomor 02 Tahun 2025.
Ia memastikan seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan organisasi hingga akhirnya Trifena ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mimika.
“Pesan saya, Ibu Ketua terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam bersama-sama membangun Kabupaten Mimika,” kata Zakius.
Zakius juga berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus mempertahankan perolehan kursi Partai Golkar pada pemilu mendatang.
Ia meminta seluruh kader tidak hanya mempertahankan basis politik yang telah dimiliki, tetapi juga memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat bawah.
Sementara itu, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Tengah, Willem Wandik, menilai Musda menjadi momentum penting bagi partai untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah politik dan organisasi ke depan.
“Musyawarah daerah merupakan momentum yang penting bagi sebuah organisasi untuk melakukan evaluasi sekaligus konsolidasi serta merumuskan langkah dan arah organisasi ke depan,” ujar Willem.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan solidaritas seluruh kader. Kepemimpinan baru juga diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen partai.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob saat membuka Musda V mengingatkan seluruh kekuatan politik di Kabupaten Mimika agar menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun daerah, bukan sebagai sumber perpecahan.
Rettob menegaskan perbedaan pilihan, pandangan politik maupun latar belakang politik tidak boleh menjadi alasan untuk mengikis persaudaraan di Kabupaten Mimika.
“Perbedaan pilihan, perbedaan pandangan, perbedaan politik dan latar belakang politik hendaknya tidak menjadi alat untuk memecah persaudaraan kita. Sebaliknya, perbedaan tersebut harus dapat menjadi kekuatan kita semua untuk memperkaya gagasan dan memperkuat pembangunan di daerah ini,” tegas Rettob.
Ia berharap hasil Musda V tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga mampu memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kader serta melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Rettob, partai politik memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Selain menjalankan fungsi politik, partai juga memiliki tanggung jawab sosial dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.
“Partai politik tidak hanya memiliki peran dalam proses demokrasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, membangun kesadaran berdemokrasi, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” terangnya.
Rettob pun mengajak seluruh kader Partai Golkar menjaga komitmen dan konsistensi dalam menjalankan peran politiknya, terutama dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas Kabupaten Mimika. (Cr2)







