Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Razia Skala Besar di Kwamki Narama, Empat Tenda Perang Dibongkar Aparat 

Etty Welerbadge-check


					Razia Skala Besar di Kwamki Narama, Empat Tenda Perang Dibongkar Aparat  Perbesar

TIMIKA – Situasi sempat menegang saat personel gabungan Polres Mimika dan Brimob menggelar razia skala besar di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dalam operasi penegakan hukum yang melibatkan 145 personel gabungan tersebut pada Selasa (15/9/2026) kemarin aparat melakukan penyisiran di Jalur 1 dan Jalur 2 Kampung Amole sebagai langkah untuk menekan potensi konflik sekaligus menertibkan keberadaan senjata tradisional dan perlengkapan perang yang dinilai dapat memicu gangguan keamanan.

Personel yang diterjunkan terdiri dari jajaran Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama, Batalyon B Brimob Polda Papua Tengah, dan Pasukan III Pelopor Mabes Polri.

Penyisiran dilakukan secara terukur dari rumah ke rumah hingga kawasan pinggiran hutan. Dalam operasi tersebut, aparat menemukan dan membongkar sedikitnya empat tenda perang yang didirikan oleh Kelompok Dang di lokasi kejadian.

Ketegangan sempat terjadi ketika petugas melakukan penyisiran di area hutan. Sekelompok warga diduga melakukan perlawanan dengan melepaskan sekitar tujuh anak panah ke arah aparat.

IMG 20260916 WA0004

 

Menghadapi situasi tersebut, petugas mengambil tindakan terukur dengan menggunakan gas air mata ke arah kawasan hutan untuk membubarkan massa dan mengendalikan keadaan.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, baik dari pihak aparat maupun masyarakat dalam insiden tersebut.

Selain menyisir lokasi dan mengamankan berbagai perlengkapan yang diduga berkaitan dengan konflik, aparat juga melakukan pencarian terhadap dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial ND dan JM.

 

Dalam kegiatan patroli di sekitar jalur samping Polsek Kwamki Narama, petugas mengamankan seorang pria berinisial OH (31).

Pria yang diketahui merupakan warga asal Ilaga Utara tersebut diamankan setelah diduga berupaya melarikan diri ketika patroli berlangsung.

OH selanjutnya dibawa ke Satuan Reskrim Polres Mimika di Mile 32 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga operasi berakhir, aparat berhasil mengamankan ratusan senjata tradisional dan sejumlah perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas perang.

Barang yang diamankan terdiri dari 67 pucuk busur panah,423 anak panah, 83 mata anak panah, 46 anak panah dalam kondisi rusak,3 pucuk senapan angin,6 bilah parang, 2 buah kapak.

IMG 20260916 WA0000

Kemudian 1 buah gergaji, 1 batang besi,15 lembar seng dan triplek yang digunakan sebagai tameng atau pelindung, 29 unit aksesori/atribut Waimum,1 buah tulang kasuari dan 4 unit gitar kayu.

Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat keamanan untuk menghentikan konflik horizontal di wilayah Kwamki Narama yang selama ini telah menimbulkan banyak korban.

“Terima kasih atas pelaksanaan tugas hari ini. Mari kita bersama-sama terus bekerja demi kebaikan Kwamki Narama. Konflik ini sudah terlalu banyak memakan korban dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus melakukan pengamanan serta mengembalikan kedamaian di wilayah ini,” ujar Kompol J. Limbong saat memimpin apel konsolidasi.

Polres Mimika memastikan pengamanan akan terus dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan dan patroli secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Kwamki Narama agar tetap aman dan kondusif. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261005 WA0032

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029
Trending di Headline