Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Razia Skala Besar di Kwamki Narama, Empat Tenda Perang Dibongkar Aparat 

Etty Welerbadge-check


					Razia Skala Besar di Kwamki Narama, Empat Tenda Perang Dibongkar Aparat  Perbesar

TIMIKA – Situasi sempat menegang saat personel gabungan Polres Mimika dan Brimob menggelar razia skala besar di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dalam operasi penegakan hukum yang melibatkan 145 personel gabungan tersebut pada Selasa (15/9/2026) kemarin aparat melakukan penyisiran di Jalur 1 dan Jalur 2 Kampung Amole sebagai langkah untuk menekan potensi konflik sekaligus menertibkan keberadaan senjata tradisional dan perlengkapan perang yang dinilai dapat memicu gangguan keamanan.

Personel yang diterjunkan terdiri dari jajaran Polres Mimika, Polsek Kwamki Narama, Batalyon B Brimob Polda Papua Tengah, dan Pasukan III Pelopor Mabes Polri.

Penyisiran dilakukan secara terukur dari rumah ke rumah hingga kawasan pinggiran hutan. Dalam operasi tersebut, aparat menemukan dan membongkar sedikitnya empat tenda perang yang didirikan oleh Kelompok Dang di lokasi kejadian.

Ketegangan sempat terjadi ketika petugas melakukan penyisiran di area hutan. Sekelompok warga diduga melakukan perlawanan dengan melepaskan sekitar tujuh anak panah ke arah aparat.

IMG 20260916 WA0004

 

Menghadapi situasi tersebut, petugas mengambil tindakan terukur dengan menggunakan gas air mata ke arah kawasan hutan untuk membubarkan massa dan mengendalikan keadaan.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, baik dari pihak aparat maupun masyarakat dalam insiden tersebut.

Selain menyisir lokasi dan mengamankan berbagai perlengkapan yang diduga berkaitan dengan konflik, aparat juga melakukan pencarian terhadap dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial ND dan JM.

 

Dalam kegiatan patroli di sekitar jalur samping Polsek Kwamki Narama, petugas mengamankan seorang pria berinisial OH (31).

Pria yang diketahui merupakan warga asal Ilaga Utara tersebut diamankan setelah diduga berupaya melarikan diri ketika patroli berlangsung.

OH selanjutnya dibawa ke Satuan Reskrim Polres Mimika di Mile 32 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga operasi berakhir, aparat berhasil mengamankan ratusan senjata tradisional dan sejumlah perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas perang.

Barang yang diamankan terdiri dari 67 pucuk busur panah,423 anak panah, 83 mata anak panah, 46 anak panah dalam kondisi rusak,3 pucuk senapan angin,6 bilah parang, 2 buah kapak.

IMG 20260916 WA0000

Kemudian 1 buah gergaji, 1 batang besi,15 lembar seng dan triplek yang digunakan sebagai tameng atau pelindung, 29 unit aksesori/atribut Waimum,1 buah tulang kasuari dan 4 unit gitar kayu.

Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat keamanan untuk menghentikan konflik horizontal di wilayah Kwamki Narama yang selama ini telah menimbulkan banyak korban.

“Terima kasih atas pelaksanaan tugas hari ini. Mari kita bersama-sama terus bekerja demi kebaikan Kwamki Narama. Konflik ini sudah terlalu banyak memakan korban dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus melakukan pengamanan serta mengembalikan kedamaian di wilayah ini,” ujar Kompol J. Limbong saat memimpin apel konsolidasi.

Polres Mimika memastikan pengamanan akan terus dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan dan patroli secara berkala. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Kwamki Narama agar tetap aman dan kondusif. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pigai Soroti Regulasi HAM yang Mandek di Setneg Selama 8 Bulan

17 September 2026 - 07:41 WIB

6aab800dddd87

Suahasil Nazara Tampung Masukan DPD RI untuk RAPBN 2027

17 September 2026 - 07:26 WIB

6aa7b69f0ac8b

DPD RI Dorong TKD 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Perkuat Fiskal Daerah

17 September 2026 - 07:06 WIB

Ketua dpd ri sultan b najamuddin

Waket II DPR Papua Tengah Dorong Kopi dan Jeruk Intan Jaya Dikembangkan Jadi Komoditas Unggulan

16 September 2026 - 21:53 WIB

IMG 20260916 WA0053

Waket II : Jalan dan Jembatan Dibutuhkan untuk Buka Akses Masyarakat Intan Jaya

16 September 2026 - 21:49 WIB

IMG 20260916 WA0036
Trending di Headline