Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Kendaraan Lajuran Dibakar, Pengemudinya Ditemukan Meninggal di Danau Habema

Etty Welerbadge-check


					Kendaraan Lajuran Dibakar, Pengemudinya Ditemukan Meninggal di Danau Habema Perbesar

TIMIKA — Seorang pengemudi kendaraan lajuran, Aris Sanda alias Bapak Tasya, ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar dalam insiden di sekitar Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026) kemarin.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIT di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, di jalur Wamena menuju Mbua.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, rombongan kendaraan lajuran yang melintas di kawasan tersebut dihentikan oleh sekelompok orang bersenjata. Para pengemudi dan penumpang kemudian diperiksa oleh kelompok tersebut.

Setelah pemeriksaan, para penumpang diperintahkan untuk kembali menuju Wamena. Sementara itu, Aris Sanda dibawa ke arah kawasan Danau Habema.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Koops TNI Habema melaksanakan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata Wirya dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2026).

Dalam penyisiran tersebut, tim menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jenazah pengemudinya.

IMG 20260916 WA0008

Koops TNI Habema menyatakan proses evakuasi jenazah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan tetap memperhatikan keamanan personel dan kondisi situasi di lapangan.

Wirya menyebutkan, korban selama ini diketahui bekerja sebagai pengemudi yang melayani angkutan logistik dan penumpang masyarakat pada jalur Wamena menuju Mbua.

“Korban sedang bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman. Orang-orang yang bekerja membantu kehidupan masyarakat seharusnya dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan tidak menjadi korban kekerasan,” ujarnya.

Koops TNI Habema juga masih melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi dan berkoordinasi dengan unsur terkait.

Menurut Koops TNI Habema, kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama diduga terlibat dalam insiden tersebut. Namun, informasi mengenai kronologi dan pihak yang bertanggung jawab masih dalam proses pendalaman dan verifikasi.

Koops TNI Habema menyatakan akan melakukan penanganan terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat, termasuk upaya pengejaran serta mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak Koops TNI Habema turut menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan kepada keluarga korban.

Perkembangan lebih lanjut terkait proses evakuasi jenazah, pengamanan wilayah, serta hasil pendalaman di lapangan akan disampaikan kembali setelah informasi yang diperoleh terverifikasi. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pigai Soroti Regulasi HAM yang Mandek di Setneg Selama 8 Bulan

17 September 2026 - 07:41 WIB

6aab800dddd87

Suahasil Nazara Tampung Masukan DPD RI untuk RAPBN 2027

17 September 2026 - 07:26 WIB

6aa7b69f0ac8b

DPD RI Dorong TKD 2027 Naik Jadi Rp760 Triliun, Perkuat Fiskal Daerah

17 September 2026 - 07:06 WIB

Ketua dpd ri sultan b najamuddin

Waket II DPR Papua Tengah Dorong Kopi dan Jeruk Intan Jaya Dikembangkan Jadi Komoditas Unggulan

16 September 2026 - 21:53 WIB

IMG 20260916 WA0053

Waket II : Jalan dan Jembatan Dibutuhkan untuk Buka Akses Masyarakat Intan Jaya

16 September 2026 - 21:49 WIB

IMG 20260916 WA0036
Trending di Headline