Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Kendaraan Lajuran Dibakar, Pengemudinya Ditemukan Meninggal di Danau Habema

Etty Welerbadge-check


					Kendaraan Lajuran Dibakar, Pengemudinya Ditemukan Meninggal di Danau Habema Perbesar

TIMIKA — Seorang pengemudi kendaraan lajuran, Aris Sanda alias Bapak Tasya, ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar dalam insiden di sekitar Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026) kemarin.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIT di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, di jalur Wamena menuju Mbua.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, rombongan kendaraan lajuran yang melintas di kawasan tersebut dihentikan oleh sekelompok orang bersenjata. Para pengemudi dan penumpang kemudian diperiksa oleh kelompok tersebut.

Setelah pemeriksaan, para penumpang diperintahkan untuk kembali menuju Wamena. Sementara itu, Aris Sanda dibawa ke arah kawasan Danau Habema.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Koops TNI Habema melaksanakan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata Wirya dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2026).

Dalam penyisiran tersebut, tim menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jenazah pengemudinya.

IMG 20260916 WA0008

Koops TNI Habema menyatakan proses evakuasi jenazah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan tetap memperhatikan keamanan personel dan kondisi situasi di lapangan.

Wirya menyebutkan, korban selama ini diketahui bekerja sebagai pengemudi yang melayani angkutan logistik dan penumpang masyarakat pada jalur Wamena menuju Mbua.

“Korban sedang bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman. Orang-orang yang bekerja membantu kehidupan masyarakat seharusnya dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan tidak menjadi korban kekerasan,” ujarnya.

Koops TNI Habema juga masih melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi dan berkoordinasi dengan unsur terkait.

Menurut Koops TNI Habema, kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama diduga terlibat dalam insiden tersebut. Namun, informasi mengenai kronologi dan pihak yang bertanggung jawab masih dalam proses pendalaman dan verifikasi.

Koops TNI Habema menyatakan akan melakukan penanganan terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat, termasuk upaya pengejaran serta mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak Koops TNI Habema turut menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan kepada keluarga korban.

Perkembangan lebih lanjut terkait proses evakuasi jenazah, pengamanan wilayah, serta hasil pendalaman di lapangan akan disampaikan kembali setelah informasi yang diperoleh terverifikasi. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261005 WA0032

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029
Trending di Headline