TIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengadakan Lomba Kader Posyandu Bidang Kesehatan yang diikuti oleh sepuluh puskesmas di Wilayah kota.
Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Jumat (11/09/2026) dengan mengusung tema “Kader Posyandu Inspiratif Berprestasi, Keluarga Sehat, Masyarakat Hebat Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam lomba tereebut, Yel-yel menjadi salah satu bagian lomba yang menarik perhatian. Namun, Dinas Kesehatan Mimika menjadikan ajang ini sebagai sarana mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Penanggung Jawab Promosi Kesehatan Dinkes Mimika, Mariance Arwa, mengatakan lomba tidak hanya menilai penampilan peserta, tetapi juga mendorong kader untuk menerapkan pelayanan Posyandu yang mencakup seluruh siklus hidup, termasuk aktif melakukan kunjungan rumah secara rutin.
Ia berharap kader yang mampu menunjukkan praktik-praktik pelayanan terbaik dapat menjadi inspirasi bagi kader lainnya.
“Kader yang menunjukkan praktik baik berpeluang mengikuti seleksi pada tahapan berikutnya. Kita memberikan apresiasi terhadap pengabdian, kompetensi, konsistensi pelayanan, dan peran kader dalam pemberdayaan masyarakat,” kata Marice.
Ia pun menyebut lomba merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian, kompetensi, dan konsistensi kader dalam pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan Dinkes Mimika, Farida, SKM, M.Kes, menegaskan lomba tersebut merupakan bagian dari pembinaan kader.
Menurutnya, tantangan kader kini semakin luas. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada bayi dan balita, tetapi melayani masyarakat sepanjang siklus hidup.
Kader juga dituntut menguasai 25 keterampilan dasar, mulai dari pelayanan kesehatan, kunjungan rumah, edukasi keluarga, pencatatan hingga mengarahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan lanjutan.
“Bukan hanya bagaimana kader tampil dalam lomba, tetapi bagaimana mereka mampu memberikan pelayanan yang konsisten di masyarakat,” kata Farida.
Farida berharap lomba ini melahirkan kader terbaik yang mampu mewakili Mimika ke tingkat Provinsi Papua Tengah, bahkan nasional.
“Bukan hanya melihat bagaimana kader tampil dalam lomba, tetapi mampu konsisten melayani masyarakat dan menjadi perwakilan Mimika di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (Cr2)






