DOGIYAI — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan sejumlah langkah yang akan didorong untuk menjawab aspirasi masyarakat Kabupaten Dogiyai.
Langkah tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa dalam kunjungan kerja perdananya ke Dogiyai, Senin (7/9/2026).
Setidaknya terdapat enam agenda yang menjadi perhatian pemerintah provinsi.
Pertama, Pemprov Papua Tengah akan mendorong penambahan tenaga sarjana di Dogiyai pada tahun depan.
Kedua, pemerintah akan memberikan bantuan motor bagi tukang ojek untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan penghasilan masyarakat.
Ketiga, Pemprov akan memberikan bantuan bahan bangunan untuk mendukung pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Keempat, pemerintah akan memfasilitasi pemasaran Kopi Moanemani sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Dogiyai.
Kelima, pemerintah akan menindaklanjuti persoalan tapal batas sekaligus mendorong perbaikan Jalan Trans Nabire-Paniai.
Keenam, Pemprov Papua Tengah akan mengoordinasikan upaya pemberantasan peredaran minuman keras melalui jalur Nabire.
Sejumlah langkah tersebut disampaikan setelah Gubernur mendengar langsung aspirasi masyarakat dalam pertemuan di Aula Kingmi Digikotu.
Bupati Dogiyai Yudas Tebai sebelumnya menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan perhatian pemerintah provinsi dalam bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan ekonomi.
Yudas juga menyoroti potensi Kopi Moanemani yang menurutnya perlu mendapat dukungan dalam hal pengembangan dan pemasaran.
Selain menyampaikan sejumlah program, Gubernur Meki Nawipa pada sekitar pukul 16.23 WIT juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa laptop, motor ojek dan bantuan kesehatan kepada penerima.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen awal pemerintah provinsi untuk merespons kebutuhan masyarakat Dogiyai.(MB)






