TIMIKA – Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) ditemukan meninggal dunia di sebuah bengkel ketok magic di Jalan Yan Tinal, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (30/8/2026) pagi.
Kedua korban diketahui berinisial N.G., yang berdomisili di kawasan SP 3, dan T.K., warga SP 1. Keduanya merupakan peserta program magang dari SMK Negeri 1 dan telah menjalani kegiatan magang di bengkel tersebut selama kurang lebih dua bulan.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Rado, mengatakan pihak kepolisian telah mendatangi dan melakukan penanganan di lokasi kejadian. Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengetahui penyebab serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan kedua pelajar tersebut meninggal dunia.
Dari pemeriksaan awal, kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di sebuah kamar yang berada di bagian belakang bengkel. Polisi juga mendapati adanya luka sayatan pada bagian leher kedua korban.
Pemilik bengkel berinisial M menjelaskan kepada polisi bahwa sekitar pukul 06.00 WIT, dirinya melihat sejumlah warga berkumpul di depan bengkel. M kemudian memperoleh informasi dari tokoh masyarakat Kampung Utikini III berinisial Y.T. bahwa terdapat dua orang di dalam bengkel.
M bersama Y.T. selanjutnya masuk untuk melakukan pemeriksaan dan mendapati kedua korban sudah berada dalam kondisi tergeletak di kamar bagian belakang.
Sementara itu, B.R.R., yang merupakan pelajar sekaligus rekan magang korban, mengatakan dirinya terakhir kali melihat N.G. dan T.K. pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIT. Saat itu, kedua korban meninggalkan bengkel dan berjalan lebih dahulu dibandingkan dirinya.
Keterangan lain disampaikan saksi berinisial I yang bertugas sebagai penjaga lapangan futsal di kawasan SP 3. Ia mengaku sekitar pukul 03.00 WIT mendengar suara yang menyerupai teriakan, disusul suara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Mendapat laporan terkait penemuan kedua korban, personel gabungan Polres Mimika berangkat dari Mako Polres Pelayanan sekitar pukul 06.50 WIT. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 07.10 WIT dan langsung melakukan pengamanan serta pemeriksaan TKP.
Dalam penanganan awal di lokasi dipimpin Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong, S.H., bersama Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard, Wakapolsek Kuala Kencana IPDA Eko, KBO Sat Reskrim Polres Mimika IPDA Ramli, S.H., PAWAS Polres Mimika IPDA Muh. Tahir, Pamapta III IPDA Ampar S. Muay, Kanit Reskrim Polsek Kuala Kencana IPDA Achamad, serta sejumlah personel gabungan.
Tim Inafis Sat Reskrim Polres Mimika selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap kedua korban.
Usai proses penanganan di lokasi, kedua jenazah dievakuasi menggunakan mobil jenazah menuju Rumah Sakit Mitra Masyarakat untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. (IT)







