TIMIKA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, ditutup dengan aksi patriotik dan penuh kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Mimika bersama masyarakat membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter atau 1 kilometer di sepanjang pesisir Distrik Amar, Sabtu (29/8/2026).
Bendera raksasa tersebut dibentangkan melewati tiga kampung, yakni Kampung Amar, Kampung Kawar hingga ujung Kampung Manoware. Pembentangan dilakukan menyusuri garis pantai dan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Bendera sepanjang 1.000 meter ini diberikan oleh Badan Kesbangpol Mimika dibentangkan oleh masyarakat mulai dari anak-anak, pelajar, ibu-ibu, bapak-bapak, para guru, pegawai distrik, hingga aparatur sipil negara (ASN) dari Timika. Seluruh peserta bahu-membahu memegang dan membentangkan bendera sebagai simbol kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mewakili Bupati Mimika, Asisten I Ananias Faot mengapresiasi Badan Kesbangpol serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan yang luar biasa dalam tahun kemerdekaan Negara ini.
Faot berharap kegiatan serupa bisa digelar di tahun-tahun selanjutnya dengan melihat lokasi lain di Kabupaten Mimika, sehingga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.
“Harapan kita ke depan mungkin ada tempat lain lagi yang lebih pas sebagai edukasi bagaimana meningkatkan rasa nasionalisme kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika,” kata Faot.
Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Ronny S. Marjen mengatakan pembentangan bendera Merah Putih tersebut memiliki nilai positif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme hingga ke tingkat kampung.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat dari berbagai kelompok usia menjadi bagian penting dalam menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini.
“Ini suatu hal yang positif yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol dalam membangun rasa cinta tanah air dan nasionalisme mulai dari tingkat kampung bersama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Ronny berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, khususnya kepada generasi muda.
“Kegiatan ini merupakan hal yang sangat baik untuk dipertahankan sebagai bentuk wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air sejak usia dini dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang kuat,” tuturnya.
Menurut Ronny, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenalkan lambang dan simbol negara kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa semangat perayaan HUT RI tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
“Ini memperlihatkan bahwa tidak hanya di wilayah kota yang ramai dan semarak, tetapi juga sampai di kampung-kampung yang ada di wilayah pesisir dan pegunungan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kabupaten Mimika, Yohana Paliling mengatakan, keterlibatan masyarakat dari tiga kampung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan, tetapi juga sampai ke kampung-kampung.
Pembentangan bendera sepanjang 1 kilometer ini menjadi penutup rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Distrik Amar.
Selain menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya persatuan masyarakat Amar dalam menjaga semangat kebangsaan.
Bentangan Merah Putih yang membentang dari Kampung Amar, Kampung Kawar hingga Kampung Manoware menjadi pemandangan istimewa di pesisir Amar sekaligus pesan bahwa semangat Indonesia terus hidup hingga pelosok Mimika.
“Banyak agenda yang sudah kita lalui bersama. Kita bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat ditutup dengan kegiatan ini bersama masyarakat dan stakeholder dan semuanya bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Yohana menjelaskan alasan Distrik Amar dipilih sebagai lokasi kegiatan karena pembentangan bendera di wilayah tersebut telah masuk dalam agenda yang direncanakan panitia.
Ia juga mengapresiasi Badan Kesbangpol Mimika yang telah menginisiasi kegiatan tersebut, serta seluruh panitia yang telah menjalankan tugas masing-masing.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol yang sudah menginisiasi kegiatan ini serta kepada semua pihak, pimpinan daerah dan seluruh seksi yang sudah bertugas dengan baik,” katanya.
Pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter juga melibatkan Polsek Mimika Barat yang wilayah kerjanya juga sampai ke Distrik Amar.

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani bersama anggotanya turun langsung mengawal prosesi pembentangan bendera sepanjang satu Kilo di pantai Distrik Amar.
Setelah proses pembentangan bendera yang memakan waktu lebih dari 1 jam, selanjutnya masyarakat kembali melihat bendera untuk disimpan agar bisa digunakan pada 17 Agustus tahun-tahun berikutnya. (Etty)







