TIMIKA – Ketua Yayasan Hermon Timika, Yulian Solossa, mengapresiasi kunjungan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Yorrys Raweyai, ke Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hermon Timika, Jumat (31/7/2026) lalu.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Papua pada umumnya dan Papua Tengah pada khususnya.

Yulian mengatakan, kehadiran Yorrys Raweyai merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh seorang Wakil Ketua DPD RI di Kampus STKIP Hermon Timika.
Dalam kesempatan itu, Yorrys menyerahkan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada mahasiswa, sekaligus memberikan motivasi agar generasi muda Papua terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.
“Kami bersyukur kepada Tuhan dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wakil Ketua DPD RI yang telah hadir di kampus kami. Kehadiran beliau merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti kepedulian terhadap pendidikan, khususnya bagi mahasiswa di Papua,” ujar Yulian.
Selain menyerahkan bantuan pendidikan, Yorrys mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi yang memiliki karakter kebangsaan, menjaga persatuan, serta berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Menurut Yulian, Yorrys juga menekankan pentingnya peran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial serta menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan kampus maupun daerah.
“Beliau berpesan agar mahasiswa mampu menjadi penyaring informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta tidak terlibat dalam penyebaran informasi yang dapat memicu konflik atau keresahan. Mahasiswa harus menjadi jembatan yang menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” katanya.
Yulian juga mengungkapkan, Yorrys memberikan apresiasi kepada STKIP Hermon Timika karena mampu menjadi ruang pembelajaran yang menghimpun mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

Keberagaman tersebut dinilai sebagai cerminan semangat persatuan dan kebhinekaan yang harus terus dijaga.
Ia menilai bantuan KIP Kuliah yang diterima mahasiswa memiliki manfaat besar karena tidak hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga meringankan kebutuhan hidup selama menjalani perkuliahan.
“Jangan melihat besar atau kecilnya nilai bantuan, tetapi lihatlah manfaatnya. Bantuan ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk tetap fokus belajar dan menyelesaikan pendidikannya,” ujarnya.
Yulian berharap kepedulian terhadap dunia pendidikan terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Menurutnya, investasi pada pendidikan merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia Papua yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan.

“Kami berharap perhatian terhadap mahasiswa tidak hanya datang dari Bapak Yorrys Raweyai, tetapi juga dari para pejabat dan pemangku kepentingan lainnya. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membangun masa depan Papua yang lebih maju,” tutupnya.
Sementara itu Ketua STKIP Hermon Timika, Densemina Yunita Wabdaron menambahkan ada bantuan PIP dari Waket DPR RI, Yorrys Raweyai kepada sebanyak 28 mahasiswa. Bantuan ini sudah berjalan sejak tahun 2025, kurang lebih sudah ada selama tiga semester. Bantuan ini sangat bermanfaat, sehingga mahasiswa hanya fokus pada Kuliah tanpa merasa terbeban dengan biaya, karena sudah dibantu oleh Pemerintah melalui DPD RI. (Etty)






