Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Pemkab Mimika Bentuk 150 Relawan Redkar, Perkuat Respons Awal Penanganan Kebakaran

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika Bentuk 150 Relawan Redkar, Perkuat Respons Awal Penanganan Kebakaran Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika terus memperkuat upaya mitigasi bencana kebakaran dengan membentuk 150 Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berasal dari empat distrik. Para relawan dibekali kemampuan dasar penanggulangan kebakaran agar mampu melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Pelatihan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika itu diikuti perwakilan dari setiap RT di Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Wania, dan Mimika Timur. Selain menerima materi di dalam kelas, peserta juga menjalani simulasi pemadaman kebakaran untuk meningkatkan kemampuan teknis menghadapi situasi darurat.

IMG 20260729 WA0040

Mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Mimika, Petrus Pali Ambaa, mengatakan pelayanan penanggulangan kebakaran merupakan salah satu layanan dasar yang wajib diperkuat oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, kewajiban tersebut telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2018 yang menetapkan target waktu tanggap maksimal 15 menit dalam penanganan kebakaran.

Namun, luasnya wilayah Kabupaten Mimika serta keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia membuat keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting untuk mempercepat respons terhadap kejadian kebakaran.

“Pembentukan relawan ini sangat penting. Peran mereka tidak hanya saat proses pemadaman, tetapi juga membantu masyarakat yang terdampak setelah peristiwa kebakaran terjadi,” kata Petrus.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, menjelaskan keberadaan relawan di tingkat RT diharapkan menjadi garda terdepan dalam penanganan awal kebakaran sehingga potensi meluasnya api dapat ditekan sebelum petugas tiba.

Menurut Agustina, pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari PT Freeport Indonesia, Polres Mimika, PLN, dan BPBD Kabupaten Mimika guna memberikan pemahaman menyeluruh terkait pencegahan, penanganan, hingga koordinasi saat terjadi keadaan darurat.

BPBD Mimika juga menyiapkan pelatihan lanjutan bagi 40 relawan terpilih agar memiliki kompetensi yang lebih mendalam dalam penanganan kebakaran dan dapat menjadi penggerak kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

“Kewaspadaan, komunikasi yang baik, dan langkah antisipasi sejak dini menjadi upaya terbaik untuk meminimalkan risiko kebakaran karena kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi,” ujar Agustina. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98 di Mimika Barat Jauh, Rettob Tegaskan Pembangunan Harus Menjangkau Kampung

28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IMG 20261028 203824

Semarak Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri Uta Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Voli

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IMG 20261028 194842

Pertamina dan Disperindag Sidak SPBU SP 2, Temukan Indikasi Pengisian BBM Tak Wajar

28 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IMG 20261028 194111

Serukan Kebenaran dan Keadilan, Aspirasi KNPB Diterima DPRK Mimika 

28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

IMG 20261028 192133

Massa Datang dari Sejumlah Wilayah, 150 Personel Gabungan Disiagakan

28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

IMG 20261028 191714
Trending di Headline