Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Dinas Perpustakaan Mimika Kembangkan Literasi Berbasis Budaya Lewat Buku Cerita Rakyat

Etty Welerbadge-check


					Dinas Perpustakaan Mimika Kembangkan Literasi Berbasis Budaya Lewat Buku Cerita Rakyat Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya melestarikan budaya lokal dengan menghadirkan buku cerita rakyat sebagai media literasi bagi anak-anak.

Melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, pemerintah menghadirkan buku cerita rakyat agar anak-anak lebih mengenal nilai-nilai budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan daerah.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firon Balinol Mom, berharap program ini menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.

Ia menyebut, tahun ini pihaknya memprioritaskan penyusunan buku cerita rakyat suku Kamoro. Setelah itu, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun depan, sebelum dilanjutkan untuk suku-suku kekerabatan lainnya di Mimika.

“Tahun ini kami fokus pada suku Kamoro. Tahun depan kami kejar suku Amungme, kemudian beberapa suku lainnya agar budaya mereka juga bisa berkembang,”kata Firon saat ditemui di hotel Grand Tembaga, Selasa (21/7/2026).

Firon mengatakan, buku cerita rakyat memiliki peran lebih dari sekadar bahan bacaan. Menurutnya, buku tersebut menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, serta memperkuat identitas budaya pada anak-anak sejak usia dini.

Ia mengungkapkan, penyusunan buku cerita rakyat Kamoro telah selesai dan dalam waktu dekat akan diluncurkan oleh instansi terkait. Sementara itu, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme masih berlangsung dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan.

“Anak-anak harus belajar dari cerita budaya mereka sendiri, supaya karakter mereka terbentuk dan mereka mampu berkembang di masa depan,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Firon berharap kekayaan budaya daerah dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival UMKM Mimika Digelar, Omzet Pelaku Usaha Ditarget Naik hingga Rp4 Juta

9 Agustus 2026 - 14:33 WIB

IMG 20260809 WA0117(1)

Tim Babat Polres Mimika Ungkap Dua Kasus Curanmor, Tiga Pelaku Diamankan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

IMG 20260809 WA0172

Anak 14 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Pencurian Motor di Timika

9 Agustus 2026 - 14:20 WIB

IMG 20260809 WA0165

Pelajar Deiyai Unjuk Bakat dalam Lomba Pidato HUT ke-81 RI, Berikut Daftar Juara

9 Agustus 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260809 WA0148

Tanggapi Keluhan Pelajar dan Mahasiswa, Bupati Intan Jaya Pastikan Beasiswa ADIK-ADEM Diproses Pekan Depan

9 Agustus 2026 - 13:53 WIB

IMG 20260809 WA0134
Trending di Headline