Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Dinas Perpustakaan Mimika Kembangkan Literasi Berbasis Budaya Lewat Buku Cerita Rakyat

Etty Welerbadge-check


					Dinas Perpustakaan Mimika Kembangkan Literasi Berbasis Budaya Lewat Buku Cerita Rakyat Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya melestarikan budaya lokal dengan menghadirkan buku cerita rakyat sebagai media literasi bagi anak-anak.

Melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, pemerintah menghadirkan buku cerita rakyat agar anak-anak lebih mengenal nilai-nilai budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan daerah.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firon Balinol Mom, berharap program ini menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.

Ia menyebut, tahun ini pihaknya memprioritaskan penyusunan buku cerita rakyat suku Kamoro. Setelah itu, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun depan, sebelum dilanjutkan untuk suku-suku kekerabatan lainnya di Mimika.

“Tahun ini kami fokus pada suku Kamoro. Tahun depan kami kejar suku Amungme, kemudian beberapa suku lainnya agar budaya mereka juga bisa berkembang,”kata Firon saat ditemui di hotel Grand Tembaga, Selasa (21/7/2026).

Firon mengatakan, buku cerita rakyat memiliki peran lebih dari sekadar bahan bacaan. Menurutnya, buku tersebut menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, serta memperkuat identitas budaya pada anak-anak sejak usia dini.

Ia mengungkapkan, penyusunan buku cerita rakyat Kamoro telah selesai dan dalam waktu dekat akan diluncurkan oleh instansi terkait. Sementara itu, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme masih berlangsung dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan.

“Anak-anak harus belajar dari cerita budaya mereka sendiri, supaya karakter mereka terbentuk dan mereka mampu berkembang di masa depan,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Firon berharap kekayaan budaya daerah dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98 di Mimika Barat Jauh, Rettob Tegaskan Pembangunan Harus Menjangkau Kampung

28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IMG 20261028 203824

Semarak Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri Uta Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Voli

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IMG 20261028 194842

Pertamina dan Disperindag Sidak SPBU SP 2, Temukan Indikasi Pengisian BBM Tak Wajar

28 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IMG 20261028 194111

Serukan Kebenaran dan Keadilan, Aspirasi KNPB Diterima DPRK Mimika 

28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

IMG 20261028 192133

Massa Datang dari Sejumlah Wilayah, 150 Personel Gabungan Disiagakan

28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

IMG 20261028 191714
Trending di Headline