Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Dinas Perpustakaan Mimika Kembangkan Literasi Berbasis Budaya Lewat Buku Cerita Rakyat

Etty Welerbadge-check


					Dinas Perpustakaan Mimika Kembangkan Literasi Berbasis Budaya Lewat Buku Cerita Rakyat Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya melestarikan budaya lokal dengan menghadirkan buku cerita rakyat sebagai media literasi bagi anak-anak.

Melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, pemerintah menghadirkan buku cerita rakyat agar anak-anak lebih mengenal nilai-nilai budaya lokal sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan daerah.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firon Balinol Mom, berharap program ini menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.

Ia menyebut, tahun ini pihaknya memprioritaskan penyusunan buku cerita rakyat suku Kamoro. Setelah itu, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun depan, sebelum dilanjutkan untuk suku-suku kekerabatan lainnya di Mimika.

“Tahun ini kami fokus pada suku Kamoro. Tahun depan kami kejar suku Amungme, kemudian beberapa suku lainnya agar budaya mereka juga bisa berkembang,”kata Firon saat ditemui di hotel Grand Tembaga, Selasa (21/7/2026).

Firon mengatakan, buku cerita rakyat memiliki peran lebih dari sekadar bahan bacaan. Menurutnya, buku tersebut menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, serta memperkuat identitas budaya pada anak-anak sejak usia dini.

Ia mengungkapkan, penyusunan buku cerita rakyat Kamoro telah selesai dan dalam waktu dekat akan diluncurkan oleh instansi terkait. Sementara itu, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme masih berlangsung dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun depan.

“Anak-anak harus belajar dari cerita budaya mereka sendiri, supaya karakter mereka terbentuk dan mereka mampu berkembang di masa depan,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Firon berharap kekayaan budaya daerah dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PJ Kades Okomotadi Tegaskan Dana Kampung Diprioritaskan Untuk 3 Pilar Kesejahteraan 

23 Juli 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260723 WA0031

Apresiasi Sukses MTQ Pertama Papua Tengah, Wabup Mimika Ingatkan Disiplin dan Prioritas Kinerja

23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Img 20260306 wa0044

Wabup Mimika: SPIP Bukan Sekadar Administrasi, Kunci Tata Kelola Pemerintahan yang Bermanfaat Bagi Masyarakat

23 Juli 2026 - 10:10 WIB

IMG 20260720 WA0031

DWP Mimika Buka Peluang Usaha bagi Perempuan Lewat Pelatihan Buket Bunga

23 Juli 2026 - 09:09 WIB

IMG 20260723 WA0016

Disperindag Mimika Tegaskan Tindak Tegas Pelanggar Distribusi BBM Subsidi 

23 Juli 2026 - 09:05 WIB

IMG 20260723 WA0011
Trending di Headline