TIMIKA – Polisi masih menyelidiki kasus pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Muslim Kaugapu, RT 05 Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, mengatakan personel Polsek Mimika Timur bersama Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Ranting Mimika Timur, Babinsa, tokoh masyarakat, dan warga langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat pada Kamis (2/7/2026) kemarin.
“Hasil pengecekan di lokasi ditemukan sekitar 10 makam yang telah dibongkar. Satu makam anak perempuan digali cukup dalam dan dua nisan tercabut, sedangkan makam lainnya mengalami penggalian dengan kedalaman yang bervariasi,” kata Alex.
Selain melakukan pengecekan di lokasi, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, salah seorang saksi, Hardi, mengaku memperoleh informasi dari tiga anak yang melihat seorang anak membawa sekop ke area pemakaman pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.

Menurut keterangan saksi, anak tersebut diduga mengaku telah menggali beberapa makam, termasuk pada malam hari, dengan tujuan mencari uang di dalam kuburan. Informasi yang berkembang di masyarakat juga menyebutkan bahwa anak tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil.
Meski demikian, Alex menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas dugaan awal berdasarkan keterangan saksi dan masih didalami penyidik.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh fakta yang ada. Dugaan terhadap pelaku masih kami dalami berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil penyelidikan di lapangan,” ujarnya.
Usai melakukan pengecekan, personel Polsek Mimika Timur bersama Ketua KKSS juga mendatangi rumah terduga pelaku. Namun, yang bersangkutan bersama keluarganya tidak berada di rumah karena sedang bekerja.

Alex mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi maupun menyimpulkan sendiri siapa pelaku sebelum penyelidikan selesai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun mengambil tindakan sendiri. Apabila ada informasi tambahan maupun masyarakat yang merasa dirugikan, silakan melapor ke Polsek Mimika Timur agar dapat kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum,” katanya.
Saat ini, kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta keluarga korban untuk mengungkap secara pasti peristiwa pembongkaran makam tersebut sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mimika Timur tetap kondusif. (IT)






