Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Ratusan Warga Intan Jaya Arak Jenazah Ibu Hamil dan Bayinya, Korban Kontak Tembak

Etty Welerbadge-check


					Ratusan Warga Intan Jaya Arak Jenazah Ibu Hamil dan Bayinya, Korban Kontak Tembak Perbesar

INTAN JAYA – Suasana duka menyelimuti Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (3/7/2026). Ratusan warga mengiringi prosesi pemulangan jenazah Melkiana Duwitau bersama bayi laki-lakinya yang meninggal dunia usai insiden kontak tembak di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa.

Prosesi penghormatan terakhir dimulai dari RSUD Intan Jaya. Sebelum dibawa ke rumah duka, kedua jenazah diarak mengelilingi Kota Sugapa sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa dari masyarakat.

IMG 20260703 WA0044

Sepanjang perjalanan, warga berjalan kaki sambil membawa pamflet bergambar Melkiana dan bayi yang dikandungnya. Arak-arakan berlangsung khidmat, diiringi doa serta rasa duka mendalam atas kepergian ibu dan anak tersebut.

Melkiana menjadi korban dalam insiden kontak tembak antara TNI dan TPNPB yang terjadi di Kampung Wandoga pada Kamis (2/7/2026) malam.

Setelah Melkiana dinyatakan meninggal dunia, tim medis sempat melakukan operasi untuk menyelamatkan bayi yang masih berada di dalam kandungannya. Namun, bayi laki-laki tersebut juga tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Anggota Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya, Naftali Maisini, mengatakan arak-arakan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dari masyarakat kepada kedua korban.

“Ratusan masyarakat mengarak dua jenazah mengelilingi Kota Sugapa. Setelah itu jenazah dibawa ke rumah duka,” ujar Naftali.

Menurutnya, prosesi berlangsung mulai pukul 11.40 WIT hingga sekitar pukul 13.00 WIT. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Kampung Wabowagapa, Desa Wandoga, untuk disemayamkan bersama keluarga.

Arak-arakan tersebut menjadi potret duka yang mendalam bagi masyarakat Intan Jaya. Kehadiran ratusan warga yang mengiringi perjalanan terakhir Melkiana dan bayinya mencerminkan rasa kehilangan yang dirasakan masyarakat.

IMG 20260703 WA0045

Di tengah prosesi tersebut, warga juga menyampaikan harapan agar tidak ada lagi masyarakat sipil yang menjadi korban dalam konflik bersenjata yang masih berlangsung di wilayah Intan Jaya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline