Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

IPMADO Studi Nabire Gelar Aksi Solidaritas Nasional, Polisi Izinkan Long March ke DPRP Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					IPMADO Studi Nabire Gelar Aksi Solidaritas Nasional, Polisi Izinkan Long March ke DPRP Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Ikatan Pelajar Dogiyai (IPMADO) Studi Nabire bersama aliansi pelajar dan mahasiswa dari delapan kabupaten di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah, menggelar aksi solidaritas nasional sebagai bentuk duka cita dan kepedulian kemanusiaan atas tragedi berdarah yang terjadi di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret hingga 2 April 2026.

Aksi damai tersebut dilakukan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap korban jiwa dari masyarakat sipil yang meninggal dunia dalam insiden tersebut, sekaligus menuntut penyelesaian hukum yang adil, transparan, dan bertanggung jawab.

Massa aksi melakukan konsolidasi di sejumlah titik di Kota Nabire, di antaranya Wadio, Siriwini, Uswim, serta Pasar Karang. Dari seluruh titik aksi, massa di Pasar Karang terlihat paling banyak dengan berbagai orasi kemanusiaan yang disampaikan secara bergantian oleh mahasiswa dan pelajar.

Dalam aksi di titik Pasar Karang, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu turun langsung menemui massa aksi untuk memberikan arahan dan melakukan negosiasi terkait jalannya demonstrasi.

Dalam penyampaiannya, Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi, namun seluruh kegiatan di lapangan harus tetap memperhatikan aturan dan ketertiban umum.

“Hari ini bergabung dari Cipayung, GMNI dan lain-lain. Semua kebijakan di lapangan terkait aksesibilitas jalan raya yang bertanggung jawab penuh adalah Polri,” ujar Kapolres di hadapan massa aksi.

Ia juga meminta para koordinator lapangan agar menjaga komunikasi dan memberikan pemahaman kepada peserta aksi supaya penyampaian aspirasi tetap berjalan aman dan tertib.

Kapolres Nabire menyampaikan bahwa sejak pagi pihak kepolisian telah memberikan opsi kepada massa aksi untuk langsung diangkut menggunakan truk menuju Kantor DPRP Papua Tengah guna menyampaikan aspirasi secara resmi.

Namun massa aksi tetap meminta melakukan long march dari Pasar Karang menuju kantor DPRP Papua Tengah. Setelah melalui proses negosiasi dan saling tawar-menawar antara aparat keamanan dan koordinator aksi, akhirnya pihak kepolisian mengizinkan long march khusus untuk massa aksi dari titik Pasar Karang.

Situasi aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dari Polres Nabire dan Polda Papua Tengah guna memastikan jalannya demonstrasi tetap aman dan kondusif. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelar Apel Gabungan, Pemkab Deiyai Tekankan Disiplin dan Ketepatan Pelaporan Kinerja 

11 Mei 2026 - 08:15 WIB

IMG 20260511 171427

420, 6186 Gram Sabu Senilai 1 Miliar Dimusnahkan Polisi

11 Mei 2026 - 07:11 WIB

IMG 20260511 161001

Kepala Daerah se-Tanah Papua Bahas Masa Depan Otsus, Dana 2026 Capai Rp12,69 Triliun

11 Mei 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260511 155429

IKAPPMME Ekadide Bentuk Panitia HUT ke-IX di Nabire

9 Mei 2026 - 11:35 WIB

IMG 20260509 WA0031

Implementasikan Program Ekoteologi, Pembimas Buddha Papua Gelar Aksi Bersih Tempat Ibadah dan Pelestarian Lingkungan

9 Mei 2026 - 11:25 WIB

IMG 20260508 WA0045
Trending di Headline