Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

IPMADO Studi Nabire Gelar Aksi Solidaritas Nasional, Polisi Izinkan Long March ke DPRP Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					IPMADO Studi Nabire Gelar Aksi Solidaritas Nasional, Polisi Izinkan Long March ke DPRP Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Ikatan Pelajar Dogiyai (IPMADO) Studi Nabire bersama aliansi pelajar dan mahasiswa dari delapan kabupaten di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah, menggelar aksi solidaritas nasional sebagai bentuk duka cita dan kepedulian kemanusiaan atas tragedi berdarah yang terjadi di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret hingga 2 April 2026.

Aksi damai tersebut dilakukan untuk menyuarakan keprihatinan terhadap korban jiwa dari masyarakat sipil yang meninggal dunia dalam insiden tersebut, sekaligus menuntut penyelesaian hukum yang adil, transparan, dan bertanggung jawab.

Massa aksi melakukan konsolidasi di sejumlah titik di Kota Nabire, di antaranya Wadio, Siriwini, Uswim, serta Pasar Karang. Dari seluruh titik aksi, massa di Pasar Karang terlihat paling banyak dengan berbagai orasi kemanusiaan yang disampaikan secara bergantian oleh mahasiswa dan pelajar.

Dalam aksi di titik Pasar Karang, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu turun langsung menemui massa aksi untuk memberikan arahan dan melakukan negosiasi terkait jalannya demonstrasi.

Dalam penyampaiannya, Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi, namun seluruh kegiatan di lapangan harus tetap memperhatikan aturan dan ketertiban umum.

“Hari ini bergabung dari Cipayung, GMNI dan lain-lain. Semua kebijakan di lapangan terkait aksesibilitas jalan raya yang bertanggung jawab penuh adalah Polri,” ujar Kapolres di hadapan massa aksi.

Ia juga meminta para koordinator lapangan agar menjaga komunikasi dan memberikan pemahaman kepada peserta aksi supaya penyampaian aspirasi tetap berjalan aman dan tertib.

Kapolres Nabire menyampaikan bahwa sejak pagi pihak kepolisian telah memberikan opsi kepada massa aksi untuk langsung diangkut menggunakan truk menuju Kantor DPRP Papua Tengah guna menyampaikan aspirasi secara resmi.

Namun massa aksi tetap meminta melakukan long march dari Pasar Karang menuju kantor DPRP Papua Tengah. Setelah melalui proses negosiasi dan saling tawar-menawar antara aparat keamanan dan koordinator aksi, akhirnya pihak kepolisian mengizinkan long march khusus untuk massa aksi dari titik Pasar Karang.

Situasi aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dari Polres Nabire dan Polda Papua Tengah guna memastikan jalannya demonstrasi tetap aman dan kondusif. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinas Sosial Mimika Salurkan Layanan Kesehatan Dasar di Kwamki

11 Juni 2026 - 10:39 WIB

IMG 20260611 WA0117

Kesbangpol Mimika Gelar Bimtek SIKEPO Dorong Akuntabilitas Dana Parpol

11 Juni 2026 - 10:30 WIB

IMG 20260611 WA0108

Cekcok di Jalan Perintis Mimika Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

11 Juni 2026 - 10:24 WIB

IMG 20260611 WA0116

Asisten III Setda Deiyai Tutup Penyuluhan Kebijakan Pajak Daerah, Dorong Peningkatan PAD

11 Juni 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260611 WA0102

Semarakkan HUT RI ke-81, Dukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal dan Isbat 

11 Juni 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260611 WA0095
Trending di Headline